SURAT TERBUKA UNTUK PRESIDEN, SULTAN, DAN SELURUH RAKYAT INDONESIA

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Minggu, 23 November 2025 — Mengungkap Sejarah yang Disembunyikan: Indonesia sebagai “Incorporate Dominion Netherlan in Asia” Buatan VOC.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Hormat untuk Presiden Republik Indonesia,

Salam Takzim untuk Para Sultan Nusantara,

Salam Merdeka untuk Seluruh Rakyat Indonesia.

 

I. MENGAPA SURAT INI DIBUKA SECARA TERANG-TERANGAN?

Karena bangsa ini sudah terlalu lama hidup dalam kabut sejarah.

Wilayah yang kini bernama Indonesia bukan lahir dari kesepakatan bangsa sendiri, melainkan konstruksi kolonial bernama:

“Incorporate Dominion Netherlan in Asia”

yang dibentuk oleh VOC dengan restu dan perjanjian politik bersama sebagian kerajaan Nusantara.

VOC memadukan:

Kekuasaan Belanda,

Restu Kasultanan Pakuwon dan Kasultanan Hamengku Buwono,

serta berdiri di atas panggung geopolitik Asia yang sejak dulu dipengaruhi hegemoni Mongol–Tionghoa.

Dari gabungan kepentingan inilah lahir wilayah administrasi yang akhirnya dinamakan Indonesia warisan sistem kolonial yang masih terasa hingga sekarang.

 

II. UNTUK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Bapak Presiden yang saya hormati,

Rakyat menaruh harapan pada pemimpin tertinggi negara ini.

Namun rakyat juga melihat:

Hukum yang belum memihak rakyat kecil,

Sengketa tanah yang terus menelan korban,

Mental pejabat yang masih seperti VOC,

Birokrasi yang mempersulit, bukan melayani.

Kami meminta Bapak Presiden mengembalikan ruh kemerdekaan, memutus rantai mental VOC, dan menegakkan keadilan yang sejati.

Tidak ada negara kuat tanpa sejarah yang jujur dan tanpa pemimpin yang berani membela yang benar.

 

III. UNTUK PARA SULTAN DAN RAKYAT ADAT NUSANTARA

Para Raja, Sultan, dan Penjaga Marwah Leluhur,

Sejarah mencatat kerajaan-kerajaan Nusantara pernah terlibat dalam legitimasi kekuasaan VOC baik secara paksa maupun kompromi. Itu fakta, bukan cela.

Tetapi hari ini, peran keraton dan adat harus menjadi:

Baca Juga:  LIFE FUTURE SPARE PARTS AND BATTERY BAGI-BAGI TAKJIL DI BULAN RAMADAN

penjaga kebenaran sejarah,

penyangga moral bangsa,

dan pelindung rakyat dari kesewenang-wenangan.

Jangan biarkan gelar leluhur menjadi pembungkam suara rakyat.

 

IV. UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

Saudara-saudaraku sebangsa setanah air,

Kita harus tahu sejarah.

Ketika rakyat bodoh sejarah, maka mereka mudah dikelabui oleh kekuasaan.

Warisan VOC masih terasa:

mafia tanah,

kekuasaan yang memihak elit,

hukum yang tajam ke bawah,

rakyat kecil sebagai korban sistem.

Kemerdekaan belum tuntas jika mental VOC masih menguasai pejabat negeri ini.

 

V. PENUTUP

Saya menulis surat ini dengan niat menegakkan kebenaran.

Bukan untuk menghina, bukan untuk memecah belah, tetapi untuk mengingatkanKebenaran boleh disalahkan, namun tidak dapat dikalahkan.

Yang benar tetap benar.

Semoga para pemimpin bangsa, para Sultan, dan seluruh rakyat kembali memegang nurani dan sejarah yang jujur.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Hormat saya,

Sugiyatnoko (Purn TNI)

Rakyat Ber-KTP Asli Indonesia

Panglima Komando Nasional

Brigade 487 / Sapu Jagad

Detasemen 86

“Berani Jujur dan Berhasil”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sepihak, Oknum Petugas PLN Ambil Paksa MCB Rumah Warga Saat Penghuni Masih di Dalam
Relawan CyberTNI.id Gelar Jum’at Berbagi di Perempatan Sambong, Tebar Kepedulian untuk Pengguna Jalan
Penangkapan Kuswandi Oleh Polresta PATI Terkait Perkara Ashari, Diduga Melanggar KUHAP, Penasehat Hukum Kuswandi Dari Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI Menyayangkan Hal Tersebut
Kuswandi Bisa Berkumpul Kembali Dengan Anak Istri, Setelah Didampingi Advokat Donny Andretti & Ass. Adv. Surip – Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI dalam perkara Ashari – Polresta PATI
Kodim 0721/Blora Gelar Koordinasi Teknis Persiapan Launching KDKMP di 55 Titik
Perhutani KPH Jombang Hadiri Rapat Kerja Kwartir Gerakan Pramuka Tahun 2026 Di Jombang
Laptop Hilang Diganti Buku di Bus Sumber Selamat, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Crew
Polres Metro Bekasi, Hairil Tami (korban/pelapor) Kecewa Aipda Rifai Tidak Memberi SP2HP  Terbaru, Kapolres Sumarni Disurati Resmi Lawyer Juga Tidak Membalas
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:38 WIB

Diduga Sepihak, Oknum Petugas PLN Ambil Paksa MCB Rumah Warga Saat Penghuni Masih di Dalam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:33 WIB

Relawan CyberTNI.id Gelar Jum’at Berbagi di Perempatan Sambong, Tebar Kepedulian untuk Pengguna Jalan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:09 WIB

Penangkapan Kuswandi Oleh Polresta PATI Terkait Perkara Ashari, Diduga Melanggar KUHAP, Penasehat Hukum Kuswandi Dari Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI Menyayangkan Hal Tersebut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:01 WIB

Kuswandi Bisa Berkumpul Kembali Dengan Anak Istri, Setelah Didampingi Advokat Donny Andretti & Ass. Adv. Surip – Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI dalam perkara Ashari – Polresta PATI

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kodim 0721/Blora Gelar Koordinasi Teknis Persiapan Launching KDKMP di 55 Titik

Berita Terbaru