PLT Bupati Ponorogo Lisdyarita Maraknya Aktivitas Tambang Ilegal Ribuan Warga Terancam Bagi Telaga Ngebel Dan Stabilitas Ekologis

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CyberTNI.id | PONOROGO,Rabu (10/12/2025) — Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan kekhawatiran besar terkait maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah bumi Reog, terutama yang berdekatan dengan zona lindung Telaga Ngebel.

Dalam keterangan
Bunda Lis menyatakan bahwa telaga yang menjadi ikon wisata dan sumber air baku ribuan warga terancam stabilitas ekologis akibat penambangan tanpa izin.

“Kedalaman Telaga Ngebel belum diketahui pasti, dan struktur geologinya juga belum tercatat secara mendalam.

Getaran alat berat, perubahan kontur tanah, hingga risiko longsor dari tambang di sekitarnya bisa menjadi ancaman fatal bagi telaga dan sumber mata air Ponorogo,” jelasnya.

Data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKD) menunjukkan kondisi masih mencemaskan: dari 18 lokasi tambang yang aktif, hanya tiga yang memiliki izin resmi dan membayar pajak Mineral Bukan Logam dan Batubara (MBLB) sebesar Rp 76 juta per tahun.

Sementara itu, 15 tambang ilegal diperkirakan meraih keuntungan gabungan Rp 2,4 miliar per tahun tanpa berkontribusi apapun bagi daerah.

Masalah tambang ilegal juga masih berlanjut di dusun Puyut, desa Plalangan, kecamatan Jenangan, di mana warga terus mengeluhkan kerusakan jalan, polusi udara dan air, serta longsor.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Gugus Tugas Tambang dan Angkutan telah merekomendasikan memasang portal ketinggian 3,5 meter di sejumlah ruas jalan untuk membatasi truk over dimension over loading (ODOL) yang merusak infrastruktur. Namun, pemasangan portal masih menunggu persetujuan pimpinan.

Untuk menangani masalah ini, Lisdyarita menginstruksikan inventarisasi seluruh tambang ilegal dan memanggil pelakunya untuk pertemuan resmi awal tahun 2026. “Kami tak ingin ada bencana di Ngebel.

Jika mereka benar-benar ingin menambang, harus mengikuti aturan dan mengurus izin yang kini berada di kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.
(Nang)

Baca Juga:  TNI Tebar Senyum Dan Kebahagiaan Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhutani KPH Jombang Gelar Apel Siaga Dan Patroli Gabungan Antisipasi Gukamhut
FERADI WPI Akan Melaksanakan Penyumpahan Advokat Di Pengadilan Tinggi Semarang Sesuai Amanat UU No.18 thn 2003 Tentang Advokat
HARRIANI BIANCA DARYANA, CPL., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. : Sosok Rajawali Tangguh Yang Menginspirasi Dan Sebagai Wakil Ketua Umum FERADI WPI
SUBDENPOM V/2-5 JOMBANG AMANKAN KEGIATAN ZIARAH IBU SHINTA NURIYAH WAHID DI JOMBANG
Morena Resto & Caffe Bersama CyberTNI.id Tebar 500 Paket Takjil, Perkuat Soliditas Dan Sinergisitas Di Tengah Masyarakat
Media CyberTNI.id Kolaborasi Dengan DENPOM Jombang Dan Paguyuban Jurnalis Jombang Bersatu Gelar Jumat Berbagi Takjil
Miskom Terurai, Elemen Jombang Bersatu Lawan Oknum DC Luar Daerah
Harriani Bianca Daryana Waketum DPP FERADI WPI, Dalam Prespektif Adv. Donny Andretti
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:37 WIB

Perhutani KPH Jombang Gelar Apel Siaga Dan Patroli Gabungan Antisipasi Gukamhut

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:45 WIB

FERADI WPI Akan Melaksanakan Penyumpahan Advokat Di Pengadilan Tinggi Semarang Sesuai Amanat UU No.18 thn 2003 Tentang Advokat

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:53 WIB

HARRIANI BIANCA DARYANA, CPL., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. : Sosok Rajawali Tangguh Yang Menginspirasi Dan Sebagai Wakil Ketua Umum FERADI WPI

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:44 WIB

SUBDENPOM V/2-5 JOMBANG AMANKAN KEGIATAN ZIARAH IBU SHINTA NURIYAH WAHID DI JOMBANG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:30 WIB

Morena Resto & Caffe Bersama CyberTNI.id Tebar 500 Paket Takjil, Perkuat Soliditas Dan Sinergisitas Di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru