Buserpantura.id | BANDUNG,Senin (29/12/2025) — Siapa sangka masa depan pertahanan Indonesia bakal terlihat seperti film Star Wars. Baru saja,
PT PAL Indonesia resmi memperkenalkan inovasi paling ambisius tahun ini: senjata laser portabel berbasis directed-energy system. Bukan sekadar konsep, senjata hand-held ini sudah didemonstrasikan langsung di depan Wakil Menteri Pertahanan RI pada peluncuran Frigate Merah Putih KRI Balaputradewa-322.
Teknologi ini beneran bikin geleng-geleng kepala karena efisiensinya yang di luar nalar. Bayangkan, satu kali tembakan laser hanya membutuhkan biaya listrik kurang dari Rp15.000! Jauh lebih murah dibandingkan harga satu butir amunisi konvensional atau rudal pencegat yang harganya bisa mencapai ratusan juta hingga milliaran rupiah.
Senjata ini dirancang dengan presisi tinggi untuk melumpuhkan sasaran dalam jarak 50 meter hingga lebih dari 500 meter. Fokus utamanya adalah menghancurkan ancaman drone atau sistem optik lawan dengan radiasi laser yang sangat terfokus. Ini adalah jawaban telak Indonesia terhadap tren perang asimetris yang makin marak menggunakan drone murah namun mematikan.
Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod, menegaskan kalau inovasi ini bukan cuma soal gaya-gayaan. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian alutsista nasional yang bikin posisi tawar Indonesia di kawasan Indo-Pasifik makin diperhitungkan. Dengan biaya operasional yang super rendah, sistem pertahanan kita bisa aktif 24/7 tanpa takut kantong jebol.
Langkah ini juga membuka pintu kolaborasi bagi talenta muda Indonesia di bidang fisika kuantum dan teknik elektro untuk ikut bergabung.
PT PAL membuktikan kalau local pride bisa bicara banyak di panggung teknologi militer global, bersaing dengan raksasa seperti AS dan Israel yang juga sedang mengembangkan sistem serupa.
Team











