Surat Terbuka Purnawirawan TNI untuk Presiden: Suara Nurani Rakyat Tertindas

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Sabtu 8 November 2025 — Salam Satu Jiwa

SURAT TERBUKA UNTUK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Rahayu… Rahayu… Grace…

 

Kepada

Yang Terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia,

di Tempat.

 

Dengan segala hormat,

Kami rakyat kecil yang masih percaya bahwa Tuhan Maha Mendengar doa hamba-Nya, datang menyampaikan suara hati bukan untuk menantang, tetapi untuk menyadarkan.

Kami mohon Bapak Presiden mendengar jeritan hati rakyat yang terdzolimi oleh sistem yang tidak lagi berpihak pada kemanusiaan.

Pemerintah dan sebagian pejabat yang seharusnya menjadi pelayan rakyat, kini berubah menjadi alat kekuasaan yang menindas rakyat sendiri.

Hari ini rakyat melihat,

bagaimana hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul ke atas,

bagaimana kebijakan dijadikan tameng kekuasaan,

dan bagaimana oknum pejabat menjadikan jabatan sebagai singgasana pribadi.

Yang lemah dikorbankan.

Yang jujur dikriminalkan.

Yang bersuara dibungkam.

Dan rakyat hanya bisa berdoa berharap Tuhan masih sudi memihak pada kebenaran.

Bapak Presiden yang kami hormati,

Bangsa ini tidak butuh pejabat yang berkuasa seperti Firaun.

Bangsa ini butuh pemimpin yang berjiwa manusia, berhati nurani, dan berpihak pada keadilan.

Kami tidak membawa senjata,

tapi kami memiliki peluru kebenaran.

Kami tidak punya kekuatan politik,

tapi kami memiliki amunisi doa dan semangat perjuangan.

Karena kami percaya,

bahwa doa rakyat tertindas jauh lebih kuat dari benteng kekuasaan manapun.

Dan kebenaran, seberapa pun lama ia dipadamkan, pada akhirnya akan menyala kembali.

Dengan segala kerendahan hati,

kami mohon kepada Ibu-Ibu Wanita Tangguh Indonesia, khususnya Bunda Wati di Jakarta,

untuk ikut menyuarakan aspirasi rakyat kecil — agar jeritan ini sampai ke telinga dan hati Bapak Presiden.

Sampaikan kepada beliau,

bahwa rakyat sudah lelah melihat ketidakadilan dibiarkan hidup begitu lama.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Desa Ngampungan Bantu Penjemuran Jagung, Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Sampaikan bahwa kami masih setia kepada bangsa dan negara,

namun kami tidak rela melihat rakyat terus ditindas oleh sistem yang mati rasa.

Bapak Presiden,

jangan biarkan sejarah mencatat bahwa di masa kepemimpinan Anda,

rakyat berjuang sendirian melawan kesewenang-wenangan pejabat negara.

Kami mohon

Bangunkan kembali nurani bangsa ini.

Tegakkan keadilan sebelum rakyat benar-benar kehilangan harapan.

Karena ketika pemerintah berubah menjadi robot kekuasaan,

maka rakyatlah yang harus menjadi jiwa bagi bangsa yang hidup.

Dengan hormat dan doa yang tulus,

kami sampaikan surat terbuka ini sebagai suara nurani rakyat Indonesia.

Rahayu untuk seluruh pejuang kebenaran.

Tegakkan keadilan, demi kemanusiaan dan bangsa.

 

 

Hormat kami,

Sugiyatnoko

Purnawirawan TNI

Panglima Komando Nasional Brigade 487/SJ

Detasemen 86

Atas Nama Rakyat Tertindas Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru