DPR RI Soroti Pemerintah dan BGN Evaluasi Tumpang Tindih Campur Tangan Aparat Kepolisian Kelola MBG

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id| JAKARTA,Rabu (12/11/2025) — Anggota Komisi IX DPR, Muhammad Yahya Zaini, menyoroti keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Polri karena dianggap menimbulkan konflik di lapangan.Yahya menyebut, sejumlah aparat kepolisian diduga melakukan pendekatan langsung ke sekolah-sekolah untuk mencari penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bahkan menyerobot wilayah distribusi yang sebelumnya dikelola masyarakat.

Ia mencontohkan kasus di Grobogan dan Brebes, Jawa Tengah, di mana masyarakat merasa takut akibat intervensi aparat.

Yahya pun meminta pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) menertibkan tumpang tindih pengelolaan agar distribusi MBG berjalan adil.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, SPPG Polri berfokus pada keamanan pangan dan kualitas gizi, namun DPR menilai perlu dilakukan evaluasi agar peran Polri tidak tumpang tindih dengan masyarakat.(Nang)

Baca Juga:  OKNUM KANIT RESKRIM AKP H DIDUGA MENJADI BEKING KASUS FIDUSIA,& DIPROSES PROVOST, KAPOLSEK DIDUGA COBA INTERVENSI, POLSEK BANJARSARI SURAKARTA MENUAI SOROTAN PUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru