Walikota Maidi Tandatangani Rekomendasi Kenaikan UMK 2026

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id|MADIUN,Kamis (18/12/2025) — Upah Minimum Kota (UMK) Madiun 2026 diusulkan mengalami kenaikan.

Pemkot Madiun merekomendasikan UMK tahun depan sebesar Rp 2.594.414, atau naik 7,11 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp 2.422.105.

Usulan tersebut mengacu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 serta Surat Menteri Ketenagakerjaan Nomor 4/2344/HI.01.00/XII/2025 tertanggal 17 Desember 2025 tentang penyampaian data kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan.

Jika disetujui, kenaikan UMK Kota Madiun mencapai Rp 172.309.

Selanjutnya, rekomendasi tersebut akan disampaikan ke Pemprov Jawa Timur untuk ditetapkan melalui keputusan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, rekomendasi UMK 2026 telah ditandatangani setelah melalui pembahasan bersama dewan pengupahan .

“Setelah dihitung kenaikannya sekitar Rp 172 ribu. Dan, saya ok. Karena memang pertumbuhan ekonomi Kota Madiun juga maju.

Penandatanganan rekomendasi UMK 2026 dilakukan di Balai Kota Madiun dan disaksikan Disnaker KUKM, Apindo, serta BPS.

Walikota Maidi menilai besaran kenaikan tersebut telah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam penetapan UMK, penghitungan dilakukan dengan mengombinasikan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi, ditambah faktor pengali berupa alfa.

Nilai alfa berada pada rentang 0,5–0,9, yang berfungsi menyesuaikan kondisi ketenagakerjaan serta kemampuan ekonomi daerah.

Untuk Kota Madiun, inflasi yang digunakan adalah year on year (yoy) September 2025, sedangkan pertumbuhan ekonomi mengacu tahun 2024.

Maidi menilai formula tersebut cukup berimbang karena mampu menjaga daya beli pekerja tanpa mengabaikan keberlanjutan dunia usaha.

“Saya berharap pengusaha juga bisa menghargai (usulan) kenaikan UMK yang nanti akan ditetapkan,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Tenaga Kerja Disnaker KUKM Kota Madiun Ike Yessica Kusumawati memastikan usulan UMK 2026 segera dilaporkan ke Pemprov Jatim.

“Yang jelas, besok langsung kami serahkan ke provinsi,” katanya.

Baca Juga:  Diduga Owner Sebuah Toko Elektronik Lighting Ternama Di Pare Kediri Terlibat Penipuan Dan Pengelapan Barang Hampir Rp80 Juta

Ike menegaskan, penentuan besaran UMK telah melalui pembahasan bersama dewan pengupahan.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan jika nantinya ada perusahaan yang mengajukan keberatan.

“Kita tunggu saja. Karena nanti pasti ada penetapan dari provinsi. Pada 24 Desember, pemprov jatim harus sudah menetapkan besaran UMP 2026.
( Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru