PRESS RELEASE: Kronologi Dan Fakta Kasus Pencabulan Dan Persetubuhan Terhadap Anak Di Jombang

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id  | Jombang,07/01/2026 —Kepolisian Resor Jombang mengungkap dua kasus serius yang melibatkan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di wilayah hukum Kabupaten Jombang. Dua laporan polisi telah diterima dari pihak korban mengenai peristiwa yang melanggar hukum dan merugikan anak di bawah umur, salah satunya usia 14–15 tahun.

Kronologi pertama kasus pencabulan bermula dari ancaman pelaku terhadap seorang korban berusia 15 tahun di Jombang pada bulan Agustus 2025. Pelaku mengancam akan menyebarkan video telanjang korban jika korban tidak memenuhi permintaannya. Setiap hari Rabu, pelaku memaksa korban datang ke rumahnya untuk melakukan hubungan tidak senonoh dari pukul 20.00 hingga 21.00 WIB, sebelum akhirnya mencabuli korban dan memaksa membuka serta mengulum alat kelaminnya. Kasus ini dilaporkan ke Polres Jombang pada 18 Desember 2025 dan kini diindikasikan sebagai pelanggaran Pasal 82 UU Perlindungan Anak yang dapat dipidana minimal 5 tahun hingga maksimal 15 tahun penjara. Barang bukti berupa satu unit laptop merk ADVAN dan satu unit handphone merk OPPO telah disita dari pelaku berinisial D.

Kasus kedua yang ditangani Resor Jombang adalah tindak persetubuhan terhadap anak perempuan berusia 14 tahun yang berlangsung beberapa kali sejak tahun 2020 hingga 18 Desember 2025 di kamar rumah korban dan ibu kandungnya. Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/444/XII/2025, pelaku berinisial TI (ayah tiri korban, 45 tahun) diduga melakukan hubungan badan lebih dari satu kali dan menawarkan sejumlah uang sekitar Rp 50.000 kepada korban setelah kejadian. Dalam perkara ini, polisi menyita beberapa potong pakaian sebagai barang bukti.

Kedua laporan tersebut menggambarkan pola yang berbeda namun sama-sama termasuk kejahatan serius terhadap anak di bawah umur yang memiliki dampak psikologis dan sosial besar bagi korban maupun keluarga.

Baca Juga:  Advokat Donny Ditegur Saat Suarakan Keadilan, Dugaan Penguasaan Mobil Korban Di Polresta Yogyakarta Disorot

Kepolisian Resor Jombang mengimbau orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan komunikasi dengan anak, memantau aktivitas digital anak, serta melaporkan perilaku mencurigakan kepada pihak berwajib demi melindungi anak dari perilaku predator dan kekerasan seksual. Pendekatan proaktif seperti memberikan dukungan emosional dan pengawasan ketat pada tontonan anak juga dianggap penting untuk pencegahan kasus serupa di masa mendatang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, Ajun Komisaris Polisi Dimas Robin Alexander, S.I.K., M.Sc., menegaskan bahwa kepolisian akan memproses kasus ini secara hukum sesuai ketentuan berlaku demi tegaknya keadilan dan perlindungan anak di wilayah hukum Jawa Timur.(Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sepihak, Oknum Petugas PLN Ambil Paksa MCB Rumah Warga Saat Penghuni Masih di Dalam
Relawan CyberTNI.id Gelar Jum’at Berbagi di Perempatan Sambong, Tebar Kepedulian untuk Pengguna Jalan
Penangkapan Kuswandi Oleh Polresta PATI Terkait Perkara Ashari, Diduga Melanggar KUHAP, Penasehat Hukum Kuswandi Dari Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI Menyayangkan Hal Tersebut
Kuswandi Bisa Berkumpul Kembali Dengan Anak Istri, Setelah Didampingi Advokat Donny Andretti & Ass. Adv. Surip – Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI dalam perkara Ashari – Polresta PATI
Kodim 0721/Blora Gelar Koordinasi Teknis Persiapan Launching KDKMP di 55 Titik
Perhutani KPH Jombang Hadiri Rapat Kerja Kwartir Gerakan Pramuka Tahun 2026 Di Jombang
Laptop Hilang Diganti Buku di Bus Sumber Selamat, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Crew
Polres Metro Bekasi, Hairil Tami (korban/pelapor) Kecewa Aipda Rifai Tidak Memberi SP2HP  Terbaru, Kapolres Sumarni Disurati Resmi Lawyer Juga Tidak Membalas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:38 WIB

Diduga Sepihak, Oknum Petugas PLN Ambil Paksa MCB Rumah Warga Saat Penghuni Masih di Dalam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:33 WIB

Relawan CyberTNI.id Gelar Jum’at Berbagi di Perempatan Sambong, Tebar Kepedulian untuk Pengguna Jalan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:09 WIB

Penangkapan Kuswandi Oleh Polresta PATI Terkait Perkara Ashari, Diduga Melanggar KUHAP, Penasehat Hukum Kuswandi Dari Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI Menyayangkan Hal Tersebut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:01 WIB

Kuswandi Bisa Berkumpul Kembali Dengan Anak Istri, Setelah Didampingi Advokat Donny Andretti & Ass. Adv. Surip – Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI dalam perkara Ashari – Polresta PATI

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kodim 0721/Blora Gelar Koordinasi Teknis Persiapan Launching KDKMP di 55 Titik

Berita Terbaru