PNIB Tegaskan Komitmen Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih Dari Intoleransi, Radikalisme, Dan Terorisme

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | SURABAYA,23 Januari 2026 – Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan moral dan kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di era digital yang kian rawan disusupi paham-paham menyimpang. PNIB secara tegas menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu membersihkan ruang digital Indonesia dari konten intoleransi, radikalisme, khilafah, dan terorisme yang semakin masif dan terstruktur.

Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho yang akrab disapa Gus Wal, menyampaikan bahwa ruang digital saat ini telah menjadi medan baru pertempuran ideologi. Jika tidak diwaspadai secara serius, generasi muda Indonesia berpotensi menjadi korban infiltrasi paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan nilai-nilai kebhinekaan bangsa.

“Ini bukan lagi ancaman laten, tetapi ancaman nyata dan terorganisir. Konten intoleransi, radikalisme, khilafah, dan terorisme menyasar anak-anak muda melalui media sosial, platform digital, hingga ruang diskusi daring yang tampak seolah edukatif, padahal sarat doktrin,” tegas Gus Wal dalam keterangannya, Senin (19/01/2026).

PNIB menyoroti data resmi dari Densus 88 AT Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) yang mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat 21.199 konten bermuatan Intoleransi, Radikalisme, Khilafah, dan Terorisme (IRKT) beredar luas di ruang digital Indonesia. Angka tersebut menjadi bukti bahwa dunia maya masih menjadi ladang subur bagi penyebaran ideologi kekerasan yang mengancam persatuan bangsa.

Menurut PNIB, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Negara, masyarakat sipil, media, tokoh agama, tokoh adat, dan komunitas digital harus membangun sinergi kuat untuk membentengi ruang digital dengan narasi kebangsaan, toleransi, dan cinta Tanah Air.

“PNIB berdiri tegak bersama NKRI. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi ideologi yang ingin merongrong Pancasila dan memecah belah bangsa. Ruang digital harus menjadi rumah bersama yang sehat, cerdas, dan beradab, bukan sarang propaganda kebencian,” ujar Gus Wal dengan nada tegas.

Baca Juga:  Update Perkembangan Titik Genangan Air Di Wilayah Semarang Timur

Sebagai organisasi yang konsisten mengawal nilai-nilai nasionalisme dan kearifan Nusantara, PNIB mendorong penguatan literasi digital berbasis ideologi Pancasila. PNIB juga mengajak generasi muda untuk lebih kritis dalam menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, serta berani melaporkan konten-konten berbahaya yang mengarah pada radikalisme dan terorisme.

Lebih lanjut, PNIB menegaskan kesiapan organisasinya untuk berkolaborasi aktif dengan aparat penegak hukum, lembaga negara, serta komunitas digital dalam melakukan edukasi, sosialisasi, dan kontra-narasi terhadap paham-paham ekstrem. PNIB meyakini bahwa perang melawan radikalisme di ruang digital tidak cukup hanya dengan penindakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan pendekatan budaya, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Indonesia adalah bangsa besar dengan sejarah panjang persatuan. PNIB akan terus berada di garis depan menjaga marwah bangsa, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. NKRI harga mati, Pancasila final,” pungkas Gus Wal.

Dengan sikap tegas dan konsisten tersebut, PNIB kembali meneguhkan perannya sebagai benteng ideologi bangsa, sekaligus motor penggerak kesadaran kolektif untuk menjadikan ruang digital Indonesia bersih, aman, dan bermartabat bagi seluruh.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Mudik Aman, Polres Jombang Kerahkan Personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Jombang
Perhutani KPH Jombang Bulan Ramadhan Jalin Silahturahmi Bersama Pensiunan Dan Gelar Doa Bersama
Hangatnya Ramadan di Trenggalek, Persit KCK Cabang XX Dim 0806 Berbagi Takjil bagi Pengguna Jalan
H-2 Penutupan TMMD 127 Jembrana, Satgas dan Warga Kebut Penyempurnaan Jalan Desa Yeh Sumbul
Pererat Silaturahmi Ramadan, PAC dan Kader Demokrat Jombang Hadiri Buka Puasa Bersama
Dandim 0721/Blora Mengikuti Vicon Launching Jembatan Garuda
Diduga Owner Sebuah Toko Elektronik Lighting Ternama Di Pare Kediri Terlibat Penipuan Dan Pengelapan Barang Hampir Rp80 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Pastikan Mudik Aman, Polres Jombang Kerahkan Personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:34 WIB

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Jombang

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:17 WIB

Perhutani KPH Jombang Bulan Ramadhan Jalin Silahturahmi Bersama Pensiunan Dan Gelar Doa Bersama

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:26 WIB

Hangatnya Ramadan di Trenggalek, Persit KCK Cabang XX Dim 0806 Berbagi Takjil bagi Pengguna Jalan

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:20 WIB

H-2 Penutupan TMMD 127 Jembrana, Satgas dan Warga Kebut Penyempurnaan Jalan Desa Yeh Sumbul

Berita Terbaru