Agus Flores Tegaskan Dukungan Untuk Konsolidasi Akbar Pertahanan Polri

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | JAKARTA, Jumat 17 Oktober 2025 – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Konsolidasi Akbar Pertahankan Polri dan Dialog Aspiratif Nasional bertema “Menolak Polri Dibawa Kementerian”, yang akan digelar pada Senin, 20 Oktober 2025, pukul 15.30 WIB hingga selesai di GOR Matraman, Jakarta Timur.

Kegiatan berskala nasional ini diinisiasi sebagai bentuk gerakan moral untuk memperkuat posisi dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap independen sesuai amanat konstitusi. Melalui sub-tema “Polri untuk Rakyat & Rakyat Polri”, acara ini diharapkan menjadi ruang kebangsaan yang mempertemukan tokoh masyarakat, akademisi, aktivis, serta insan pers dalam satu tekad menjaga sinergi Polri dan rakyat demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangan tertulisnya, Agus Flores menegaskan bahwa Konsolidasi Akbar ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan gerakan kebangsaan untuk mempertahankan marwah Polri sebagai institusi profesional dan netral. “Polri tidak boleh berada di bawah struktur kementerian apa pun. Ketika Polri kehilangan independensinya, maka hilanglah kepercayaan publik dan ruh pengabdian kepada rakyat. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga agar Polri tetap berdiri tegak di atas konstitusi,” tegasnya.

Agus menilai bahwa wacana penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi melemahkan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. “Kita butuh Polri yang kuat dan berdiri di atas semua golongan. Bukan Polri yang mudah dikendalikan oleh kepentingan politik jangka pendek,” ujarnya dengan tegas.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga akan diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan bangsa, dialog kebangsaan yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat, serta perayaan Milad Presiden Republik Indonesia sebagai wujud syukur atas kepemimpinan nasional yang berkomitmen menjaga stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  Sentuhan Kepedulian Dari Karang Rejo, Babinsa Dampingi Pengiriman Bantuan Untuk Korban Banjir

Menurut Agus, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap keberlangsungan Polri sebagai garda terdepan penegakan hukum dan penjaga keamanan nasional. “Kami dari FRN Counter Polri mengajak seluruh elemen bangsa untuk hadir dan ikut menjaga Polri agar tetap menjadi institusi rakyat. Mari kita satukan tekad mempertahankan kemandirian Polri demi Indonesia yang aman, berdaulat, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru