DIDUGA LANGGAR SOP & CUTI BERSAMA MOBIL DINAS BPK RI JATIM KEPERGOK DIPAKAI HARI LIBUR TANPA SURAT TUGAS DI SITUBONDO 

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Situbondo,25 Desember 2025 — Penggunaan kendaraan dinas negara kembali menjadi sorotan. Satu unit mobil dinas Toyota Kijang Innova warna hitam bernomor polisi W 1941 NP diduga disalahgunakan pada Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Natal, Kamis 25 Desember 2025, di wilayah Kabupaten Situbondo.
Temuan tersebut diungkap langsung oleh Ketua Tim Intelijen & Investigasi Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Wartawan Indonesia (DPP GWI) saat mendapati kendaraan tersebut parkir dan digunakan di Warung Makan Mak Lika, Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi, Dusun Selasaan–Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, sekitar pukul 10.09 WIB.
Mobil dinas itu diketahui digunakan oleh dua orang yang mengaku sebagai oknum pegawai BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, bersama satu orang sopir.

Ketua Tim Intelijen & Investigasi DPP GWI, Rasyidi, C, PM, C, LOP (Didik Castielo), menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung di lokasi.
“Kami menanyakan Surat Tugas resmi sebagaimana SOP penggunaan kendaraan dinas di hari libur. Mereka menyatakan ada giat kedinasan ke Kabupaten Banyuwangi, namun tidak satu pun dapat menunjukkan Surat Tugas,” tegas Didik.
Menurutnya, para oknum tersebut berdalih surat tugas ada di dalam mobil, namun setelah dicek tidak ditemukan. Upaya meminta dikirimkan oleh rekan kerja yang diklaim sedang lembur juga tidak membuahkan hasil.

Yang menjadi sorotan serius, lanjut Didik, adalah waktu kejadian.
Tanggal 25–26 Desember 2025 merupakan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, ditambah akhir pekan, sehingga bukan hari kerja pemerintahan.
“Kalau benar ada tugas dinas, seharusnya ada urgensi yang jelas dan Surat Tugas dari pimpinan. Ini tidak ada. Maka patut diduga terjadi penyalahgunaan kendaraan dinas negara,” ujarnya.

DPP GWI menilai peristiwa ini bukan persoalan sepele, melainkan berpotensi melanggar:
SOP penggunaan kendaraan dinas,
Disiplin ASN,
Kode Etik Pegawai BPK RI,
Prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

Baca Juga:  Polantas Menyapa, Baksos di Tengah Pelayanan Pajak Ada di Pati, Ini Penjelasan Kasat Lantas

Ironisnya, kata Didik, BPK RI adalah lembaga pemeriksa keuangan negara, sehingga seharusnya menjadi teladan dalam kepatuhan administrasi dan etika penggunaan aset negara.

Atas temuan tersebut, DPP GWI secara resmi telah melayangkan laporan keras kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, dengan tembusan ke:
BPK RI Pusat,
Inspektorat Utama BPK RI,
Ombudsman RI.
Laporan tersebut disertai foto kendaraan sebagai bukti lapangan.

Didik menegaskan, apabila tidak ada klarifikasi terbuka dan sanksi tegas, pihaknya akan:
Mengawal kasus ini hingga tingkat pusat,
Mendorong pemeriksaan internal menyeluruh,
Membuka fakta ini ke publik secara nasional sebagai kontrol sosial.
“Kami tidak sedang mencari sensasi. Ini murni pengawasan publik. Aset negara tidak boleh dipakai tanpa dasar hukum yang sah, apalagi di hari libur nasional,” pungkasnya.

 

 

Didik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sepihak, Oknum Petugas PLN Ambil Paksa MCB Rumah Warga Saat Penghuni Masih di Dalam
Relawan CyberTNI.id Gelar Jum’at Berbagi di Perempatan Sambong, Tebar Kepedulian untuk Pengguna Jalan
Penangkapan Kuswandi Oleh Polresta PATI Terkait Perkara Ashari, Diduga Melanggar KUHAP, Penasehat Hukum Kuswandi Dari Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI Menyayangkan Hal Tersebut
Kuswandi Bisa Berkumpul Kembali Dengan Anak Istri, Setelah Didampingi Advokat Donny Andretti & Ass. Adv. Surip – Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI dalam perkara Ashari – Polresta PATI
Kodim 0721/Blora Gelar Koordinasi Teknis Persiapan Launching KDKMP di 55 Titik
Perhutani KPH Jombang Hadiri Rapat Kerja Kwartir Gerakan Pramuka Tahun 2026 Di Jombang
Laptop Hilang Diganti Buku di Bus Sumber Selamat, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Crew
Polres Metro Bekasi, Hairil Tami (korban/pelapor) Kecewa Aipda Rifai Tidak Memberi SP2HP  Terbaru, Kapolres Sumarni Disurati Resmi Lawyer Juga Tidak Membalas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:38 WIB

Diduga Sepihak, Oknum Petugas PLN Ambil Paksa MCB Rumah Warga Saat Penghuni Masih di Dalam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:33 WIB

Relawan CyberTNI.id Gelar Jum’at Berbagi di Perempatan Sambong, Tebar Kepedulian untuk Pengguna Jalan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:09 WIB

Penangkapan Kuswandi Oleh Polresta PATI Terkait Perkara Ashari, Diduga Melanggar KUHAP, Penasehat Hukum Kuswandi Dari Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI Menyayangkan Hal Tersebut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:01 WIB

Kuswandi Bisa Berkumpul Kembali Dengan Anak Istri, Setelah Didampingi Advokat Donny Andretti & Ass. Adv. Surip – Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI dalam perkara Ashari – Polresta PATI

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kodim 0721/Blora Gelar Koordinasi Teknis Persiapan Launching KDKMP di 55 Titik

Berita Terbaru