Kebakaran Pabrik Sepatu PT Karya Mekar Mojongapit Jombang, Alarm Lemahnya Pengawasan Keselamatan Industri

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id| JOMBANG — Kebakaran hebat yang melanda pabrik sepatu PT Karya Mekar di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, pada Sabtu pagi, 20 Desember 2025, bukan sekadar musibah biasa. Insiden ini kembali membuka pertanyaan serius terkait standar keselamatan industri, pengawasan pemerintah, serta kesiapan sistem proteksi kebakaran di kawasan manufaktur Jombang.

Api mulai berkobar sekitar pukul 06.00 WIB, ditandai dengan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh. Dalam waktu singkat, api melahap area produksi pabrik yang diketahui menyimpan material mudah terbakar, mulai dari karet, bahan sintetis, lem industri, hingga mesin produksi.

Sebanyak 40 personel gabungan dari Damkar, BPBD, TNI-Polri, serta relawan dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Namun, proses pemadaman berlangsung cukup lama, memunculkan tanda tanya mengenai ketersediaan sistem pemadam internal, seperti hydrant, sprinkler, maupun alat pemadam api ringan (APAR) di dalam pabrik.

“Api cepat membesar. Ini menimbulkan dugaan awal bahwa sistem pencegahan kebakaran di dalam pabrik tidak bekerja maksimal atau bahkan tidak tersedia,” ungkap seorang warga yang menyaksikan langsung proses pemadaman.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan secara resmi. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, penyebab klasik yang kerap muncul dalam kasus kebakaran pabrik. Namun, dugaan tersebut justru memperkuat sorotan publik terhadap kelayakan instalasi listrik, audit keselamatan berkala, serta kepatuhan perusahaan terhadap regulasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Pihak kepolisian telah memasang garis polisi dan menyatakan akan melakukan penyelidikan mendalam. Tak hanya penyebab api, aparat juga didorong untuk mengusut izin operasional pabrik, kelengkapan dokumen keselamatan, serta rekam jejak inspeksi dari instansi terkait, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian.

Baca Juga:  Pussimpur Dukung Latihan Antar Kecabangan Pasis Dikcabpa Abit Akmil TA 2025 di Pusdikif, Cipatat

Lebih jauh, kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan para pekerja. Meski tidak ada laporan korban jiwa, publik mempertanyakan apakah para karyawan telah dibekali pelatihan evakuasi darurat, jalur penyelamatan yang layak, serta simulasi kebakaran secara rutin.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai angka fantastis, mengingat skala produksi PT Karya Mekar yang besar. Namun, dampak sosial yang lebih luas juga tak bisa diabaikan. Ratusan pekerja kini terancam kehilangan jam kerja, bahkan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) apabila aktivitas produksi terhenti dalam waktu lama.

Insiden ini menjadi tamparan keras bagi pengawasan industri di Kabupaten Jombang. Pemerintah daerah didesak tidak sekadar menunggu hasil penyelidikan, tetapi segera melakukan audit menyeluruh terhadap pabrik-pabrik lain yang beroperasi di wilayah padat industri, sebelum kebakaran berikutnya kembali terjadi.

Kebakaran PT Karya Mekar Mojongapit seharusnya menjadi momentum evaluasi total. Tanpa penegakan aturan yang tegas dan transparan, risiko kebakaran industri hanya tinggal menunggu waktu dan yang selalu menjadi korban adalah pekerja serta masyarakat sekitar.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anniversary ke-4 GeNaH, “Bersatu Kabarkan Semangat Perjuangan” Momentum Evaluasi Dan Konsolidasi Gerakan Sipil Di Jombang
KASUS DUGAAN PELANGGARAN ETIK AKP H KANIT RESKRIM POLSEK BANJARSARI SURAKARTA, SAKSI² AKAN DIPERIKSA SELASA 20/02/26
Propam Polda Jateng Dalami Kasus Pajero Banjarsari, M. Arifin Soroti Dugaan Upaya Intervensi Kapolsek Banjarsari
RAPAT PERDANA PANITIA RUWAT NASIONAL 2026: MENEGUHKAN KEMBALI MARWAH NUSANTARA BERLANDASKAN UUD 1945
Peringatan 62 Tahun Kunjungan Cindy Adams : Warga Ploso Tegaskan Jejak Lahir Bung Karno Di Jombang
KAPOLSEK BANJARSARI TOLONG JANGAN INTERVENSI PELANGGARAN KANIT RESKRIM AKP H TEGAS M. ARIFIN WAKETUM FERADI WPI
Peletakan Batu Pertama Pembangunan KDKMP Desa Keplaksari Resmi Dimulai
Polres Jombang Gelar Sertijab Waka Polres, Kabagops, Kasat Lantas Dan Pengukuhan Kasiwas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:00 WIB

Anniversary ke-4 GeNaH, “Bersatu Kabarkan Semangat Perjuangan” Momentum Evaluasi Dan Konsolidasi Gerakan Sipil Di Jombang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 03:40 WIB

KASUS DUGAAN PELANGGARAN ETIK AKP H KANIT RESKRIM POLSEK BANJARSARI SURAKARTA, SAKSI² AKAN DIPERIKSA SELASA 20/02/26

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:05 WIB

Propam Polda Jateng Dalami Kasus Pajero Banjarsari, M. Arifin Soroti Dugaan Upaya Intervensi Kapolsek Banjarsari

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:07 WIB

RAPAT PERDANA PANITIA RUWAT NASIONAL 2026: MENEGUHKAN KEMBALI MARWAH NUSANTARA BERLANDASKAN UUD 1945

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:08 WIB

Peringatan 62 Tahun Kunjungan Cindy Adams : Warga Ploso Tegaskan Jejak Lahir Bung Karno Di Jombang

Berita Terbaru