PNIB: Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Bukan Kementerian, Dukung Reformasi Birokrasi Polri

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Surabaya, 28 Januari 2026 — Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyatakan dukungan tegas terhadap keputusan DPR RI yang menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, bukan dalam bentuk kementerian. PNIB meminta agar momentum ini dipakai untuk mempercepat reformasi birokrasi Polri, bukan sekadar mempertahankan status struktural.

Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), memandang keputusan itu bukan soal gengsi institusi, melainkan soal kepastian komando, profesionalisme, dan pelayanan kepada publik. “Polri harus berdiri sendiri, tidak terjepit kuasa kementerian yang bisa menambah lapisan birokrasi dan memperlambat responsnya kepada rakyat,” kata Gus Wal.

Dukungan PNIB datang selepas rapat Paripurna DPR RI yang menyetujui delapan poin percepatan reformasi Polri, termasuk penegasan posisi kelembagaan yang tetap berada di bawah Presiden. Keputusan itu juga mendapat sambutan dari berbagai elemen masyarakat sipil dan organisasi pemuda yang menilai struktur yang kuat memungkinkan Polri lebih fokus pada tugas pokoknya.

Gus Wal menekankan, posisi Polri yang langsung bertanggung jawab kepada Presiden bukan berarti Polri kebal kritik atau bebas dari reformasi. “Struktur itu penting, tapi yang jauh lebih penting adalah reformasi birokrasi yang menyentuh cara kerja Polri sehari-hari,” ujarnya.

Reformasi birokrasi Polri, menurut PNIB, harus menjadikan Polri benar-benar humanis, promoter, dan presisi, bukan sekadar slogan. Pendekatan ini dianggap kunci untuk memulihkan kepercayaan publik setelah gelombang kritik terhadap beberapa kasus penegakan hukum belakangan ini.

PNIB menyerukan tiga fokus reformasi birokrasi: pertama, peningkatan kultur pelayanan publik yang menghormati hak asasi manusia; kedua, transparansi dan akuntabilitas internal yang kuat; ketiga, penguatan profesionalisme di semua lini kepolisian.
“Transformasi itu bukan acara seremonial,” kata Gus Wal.
“Polri harus bisa menunjukkan wajah baru yang dekat dengan rakyat, bukan hanya birokrat di balik seragam.”

Baca Juga:  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Al Khodijah Darul Ulum Tingkatkan Kualitas Kesehatan Dan Tumbuh Kembang Anak

PNIB juga meminta agar program Presisi yang dicanangkan institusi kepolisian benar-benar dijalankan dengan konsisten dan diukur dengan indikator kinerja yang jelas. Dukungan terhadap posisi kelembagaan di bawah Presiden harus dibarengi dengan kerja nyata di lapangan.
“Kalau polanya masih birokratis dan tertutup, publik akan tetap ragu,” ujar Gus Wal.

Akhirnya, PNIB mengingatkan bahwa reformasi Polri bukan hanya urusan internal institusi, tetapi upaya kolektif bangsa. Polri yang efektif, profesional, dan dekat dengan masyarakat adalah bagian dari tata kelola negara yang adil dan demokratis, serta menjadi penopang stabilitas nasional di tengah tantangan sosial dan politik yang terus berkembang, tutup Gus Wal.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APH Jangan Tutup Mata! Dugaan Pengeroyokan Wartawan Usai Ungkap Pembakaran Limbah Karung Harus Diusut Tuntas
Waketum Adv. Suwanto SH MH kalungkan Slempang DPC kepada Ketua Adv. Erwin Maulana Tandai Dilantiknya DPC FERADI WPI Kota Bogor
Pengurus DPC FERADI WPI Jakarta Timur dilantik, Waketum Bianca Kalungkan Slempang Kepada Ketua Zainil Yasni
Tumpukan Limbah Glangsing di Pinggir Jalan Mojokrapak Diduga Langgar Aturan, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Anjangsana HUT Ke-80 Pomad, Subdenpom V/2-5 Jombang Teguhkan Semangat “Pomad Prima” dan Hormati Jasa Purnawirawan
Sigit Wibowo Siap Besarkan PNJ di Klaten, Fokus Bangun Struktur Hingga Tingkat Desa
Wujud Dukungan Ketahanan Pangan, Polisi Kawal Pengiriman 10 Ton Jagung ke Bulog Jombang
DPC FERADI WPI Jakarta Timur Gelar Pelantikan Pengurus Ketua Umum FERADI WPI Hadir Langsung
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:06 WIB

APH Jangan Tutup Mata! Dugaan Pengeroyokan Wartawan Usai Ungkap Pembakaran Limbah Karung Harus Diusut Tuntas

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:49 WIB

Waketum Adv. Suwanto SH MH kalungkan Slempang DPC kepada Ketua Adv. Erwin Maulana Tandai Dilantiknya DPC FERADI WPI Kota Bogor

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:34 WIB

Pengurus DPC FERADI WPI Jakarta Timur dilantik, Waketum Bianca Kalungkan Slempang Kepada Ketua Zainil Yasni

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:22 WIB

Tumpukan Limbah Glangsing di Pinggir Jalan Mojokrapak Diduga Langgar Aturan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:33 WIB

Anjangsana HUT Ke-80 Pomad, Subdenpom V/2-5 Jombang Teguhkan Semangat “Pomad Prima” dan Hormati Jasa Purnawirawan

Berita Terbaru