Polantas Menyapa : Polres Semarang Edukasi Warga Soal Prosedur Mutasi Kendaraan 

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id  | Semarang, Rabu 29 Oktober 2025 — Polres Semarang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) gencar melaksanakan program “Polantas Menyapa” sebagai upaya peningkatan pelayanan dan edukasi publik. Dalam kegiatan terbaru, sosialisasi difokuskan pada mekanisme pendaftaran kendaraan bermotor yang mutasi masuk dari luar daerah ke wilayah Kabupaten Semarang.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di area Gedung Satlantas Polres Semarang Jalan Diponegoro No.169, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, yang menjadi pusat pelayanan utama untuk proses mutasi kendaraan.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR menjelaskan bahwa banyak warga baru di Semarang yang belum memahami secara detail alur mutasi kendaraan, sehingga sosialisasi ini sangat krusial.

“Program ‘Polantas Menyapa’ kali ini menyasar wajib pajak yang datang ke Samsat untuk mengurus kendaraan dari luar daerah. Kami ingin memastikan proses mutasi masuk berjalan lancar, cepat, dan sesuai prosedur tanpa ada praktik percaloan,” ujar AKP Lingga.

 

Alur dan Syarat Utama Mutasi Masuk

Dalam edukasi yang disampaikan langsung oleh petugas Polantas, ditekankan bahwa proses mutasi masuk harus didahului dengan proses cabut berkas (mutasi keluar) dari Samsat asal.

Berikut adalah ringkasan mekanisme mutasi masuk ke Kabupaten Semarang ;

  • Cek Fisik Kendaraan: Kendaraan wajib dihadirkan ke Samsat Semarang untuk dilakukan cek fisik ulang (gesek nomor rangka dan nomor mesin) sebagai verifikasi identitas.
  • Penyerahan Berkas: Pemohon menyerahkan semua dokumen dari Samsat asal (Surat Pengantar Mutasi, Fiskal Antar Daerah, BPKB, STNK, dan KTP pemilik baru).
  • Registrasi dan Validasi: Petugas akan melakukan registrasi data baru kendaraan di sistem Samsat Kabupaten Semarang dan melakukan validasi berkas.
  • Pembayaran PNBP dan Pajak: Pemohon melakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk penerbitan BPKB, STNK, dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) baru, serta melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) jika ada tunggakan.
  • Penerbitan Dokumen Baru: Pengambilan STNK dan Plat Nomor baru yang sudah beridentitas Semarang (Plat H), serta pengambilan BPKB baru atas nama pemilik sesuai domisili Semarang.
Baca Juga:  50 Polisi Pendonor Sumbangkan Darah Ke PMI Jelang HUT Humas Ke-74 Di Polres Sragen

 

Dokumen yang Wajib Disiapkan:

  • BPKB Asli dan Fotokopi
  • STNK Asli dan Fotokopi
  • KTP Asli Pemilik Baru (alamat Kabupaten Semarang) dan Fotokopi
  • Kuitansi Jual Beli bermaterai (jika ada perubahan kepemilikan)
  • Berkas Cabut Berkas (Arsip Kendaraan) dari Samsat Asal

 

Pesan Anti Calo dan Transparansi Biaya

AKP Lingga juga memberikan penekanan khusus kepada masyarakat untuk menghindari jasa perantara atau calo.

“Semua prosedur sudah terstruktur dan transparan. Warga tidak perlu menggunakan calo. Jika ada yang merasa dipersulit atau dimintai biaya di luar ketentuan PNBP dan PKB yang ditetapkan, segera laporkan kepada petugas di area pelayanan,” tegasnya.

Diharapkan dengan adanya Program “Polantas Menyapa” ini, masyarakat di Kabupaten Semarang yang baru pindah domisili dapat menyelesaikan administrasi kendaraannya dengan cepat, aman, dan efisien.

 

 

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Progam Bantuan Pemberian Bansos Untuk Masyarakat
Pangdam IV/Diponegoro : Seorang Danyon Harus Memiliki Fisik Prima Dan Terlatih
Sentuhan Kepedulian Dari Karang Rejo, Babinsa Dampingi Pengiriman Bantuan Untuk Korban Banjir
Patroli Siskamling Koramil 15/Dolok Pardamean Bersama Warga Wujudkan Lingkungan Aman Dan Kondusif
INDAH BEKTI PERTIWI – Skandal SUAP “Uang Tunai & Endorse Sosialita”
Menguak Dugaan Tambang Ilegal di Pancoran Rogojampi: Beroperasi Bertahun-tahun, Kebal Hukum?
Peduli Kemanusiaan, Polres Jombang Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
Perhutani Jombang Apresiasi Pesanggem Luar Daerah, Di balik Kelestarian Hutan Lebak Jabung Setelah Penjarahan Tahun 1999
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 02:24 WIB

Progam Bantuan Pemberian Bansos Untuk Masyarakat

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:09 WIB

Pangdam IV/Diponegoro : Seorang Danyon Harus Memiliki Fisik Prima Dan Terlatih

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:02 WIB

Sentuhan Kepedulian Dari Karang Rejo, Babinsa Dampingi Pengiriman Bantuan Untuk Korban Banjir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 02:07 WIB

Patroli Siskamling Koramil 15/Dolok Pardamean Bersama Warga Wujudkan Lingkungan Aman Dan Kondusif

Jumat, 5 Desember 2025 - 04:15 WIB

INDAH BEKTI PERTIWI – Skandal SUAP “Uang Tunai & Endorse Sosialita”

Berita Terbaru

Berita

Progam Bantuan Pemberian Bansos Untuk Masyarakat

Minggu, 7 Des 2025 - 02:24 WIB