KAI DAOP 7 MADIUN LAKUKAN PEMERIKSAAN LINTAS TALUN – GARUM JALUR AMAN

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | MADIUN, Minggu 9 November 2025 – Demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan pemeriksaan lintas atau walkthrough di jalur Talun–Garum, Kabupaten Blitar, pada Minggu (9/11/2025). Pemeriksaan dilakukan dengan berjalan kaki sejauh 8,284 kilometer untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian dalam kondisi prima.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Mohammad Kahfi, bersama sejumlah pejabat teknis dan petugas lapangan. Mereka menelusuri jalur sambil memeriksa detail kondisi rel, bantalan, jembatan, drainase, serta area yang berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan kereta api.

Menurut Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, kegiatan walkthrough merupakan bentuk upaya preventif untuk meminimalisir potensi bahaya di jalur KA.

“Dengan pemeriksaan langsung seperti ini, kami bisa mendeteksi sejak awal titik-titik yang perlu perbaikan atau perhatian khusus. Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti agar operasional perjalanan tetap aman dan lancar,” jelas Zainul.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarunit di lapangan, sekaligus menumbuhkan budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan kerja KAI.

“Keselamatan merupakan nilai utama yang tidak bisa ditawar. Kami ingin seluruh pegawai menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.(Nang)

Baca Juga:  PROSES HUKUM PERAMPASAN PAJERO AD1346QP A.N. UMI MUNAWAROH, DITANGANI POLRESTA SURAKARTA & PROVOST PROPAM JATENG,DIKAWAL FERADI WPI-SUBUR JAYA LAWFIRM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru