JALUR PANTURA BREBES DI PADATI PARA PENDEMO UNTUK KENAIKAN UMK l

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id| Brebes, 19 November 2025 — Ribuan buruh di Kabupaten Brebes menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Brebes untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2025. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes sekaligus aspirasi agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi kesejahteraan para pekerja.

Berdasarkan informasi yang ada, UMK Kabupaten Brebes naik menjadi Rp 2.239.800,50, menempatkan Brebes pada peringkat ke-27 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Meski kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sejumlah tantangan tetap muncul, mulai dari meningkatnya biaya operasional hingga potensi efisiensi tenaga kerja oleh perusahaan.

Dampak Kenaikan UMK

  • Peningkatan Kesejahteraan Pekerja:
    Pekerja dapat lebih memenuhi kebutuhan dasar mereka.
  • Mendorong Produktivitas:
    Kenaikan upah dapat memotivasi pekerja untuk meningkatkan kinerja.
  • Memperkuat Ekonomi Lokal:
    Daya beli masyarakat yang meningkat berpotensi menggerakkan UMKM dan sektor perdagangan.

 

Tantangan Kenaikan UMK

  • Biaya Operasional Meningkat:
    Pelaku usaha harus menyesuaikan pengeluaran, khususnya terkait biaya tenaga kerja.
  • Efisiensi Tenaga Kerja:
    Perusahaan mungkin menghadapi tekanan untuk mengurangi jumlah pekerja demi menekan biaya.

Pemerintah diharapkan dapat hadir melalui dukungan konkret berupa insentif pajak, program pelatihan keterampilan, hingga peningkatan kualitas infrastruktur demi menjaga keseimbangan antara kesejahteraan buruh dan keberlanjutan usaha.

Kabiro CyberTNI.id Kabupaten Brebes, Mahudi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal aspirasi para buruh dalam aksi menuntut kenaikan UMK, mengingat Brebes merupakan kawasan industri yang dipenuhi investasi dari berbagai pihak. Pemenuhan hak-hak pekerja menjadi penting agar daerah semakin maju dan kompetitif.

 

 

Mahudi

Baca Juga:  Milad ke-2 FERADI WPI Jadi Momentum Peneguhan Jati Diri dan Semangat Kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru