Diduga Cemari Lingkungan, Aktivitas Pabrik Tahu di Jogoroto Dikeluhkan Warga

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | JOMBANG – Aktivitas sebuah pabrik tahu yang berada di wilayah Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, dikeluhkan sejumlah warga karena diduga menimbulkan pencemaran lingkungan. Keluhan tersebut muncul akibat asap hitam pekat yang sering terlihat dari area pabrik serta aroma tidak sedap yang diduga berasal dari limbah produksi.

Pabrik tahu tersebut berada di kawasan persawahan, tidak jauh dari permukiman warga dan di sekitar aliran sungai. Lokasinya juga berada di tepi jalan yang menjadi akses penghubung antara Dusun Sumber Penganten, Dusun Jakun, dan Dusun Kalianyar, sehingga aktivitas pabrik mudah terlihat oleh masyarakat yang melintas.

Menurut informasi yang dihimpun, limbah cair hasil produksi tahu diduga dibuang langsung ke aliran sungai tanpa melalui pengolahan yang memadai. Kondisi tersebut menyebabkan air sungai tampak berwarna putih keruh disertai bau menyengat yang dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi merusak ekosistem perairan.

Selain persoalan limbah, warga juga menyoroti dugaan penggunaan ban bekas, sampah plastik, dan limbah potongan sepatu sebagai bahan bakar untuk proses pembakaran dalam produksi tahu. Pembakaran bahan-bahan tersebut menghasilkan asap hitam pekat yang menyebar ke lingkungan sekitar dan menimbulkan bau tidak sedap.

Secara umum, pembakaran ban bekas maupun sampah plastik dapat menghasilkan emisi berbahaya, seperti dioksin, karbon monoksida (CO), serta senyawa lain yang berpotensi membahayakan kesehatan apabila terpapar secara terus-menerus. Oleh karena itu, penggunaan bahan bakar semacam itu tidak dianjurkan dan dapat bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan apabila terbukti melanggar standar pengelolaan lingkungan hidup.

Warga berharap instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, segera melakukan inspeksi dan pengujian terhadap dugaan pencemaran tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pengelolaan limbah dan proses produksi di pabrik telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Tanah Negara Diduga Diperjualbelikan Tanpa Izin Bupati, Pemerintah Diminta Tegas Tindak Mafia Tanah Di Cirebon

Hingga berita ini disusun, pihak pengelola pabrik tahu yang disebut warga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru