Diduga Jadi Tempat Berlindung Debt Collector, Kantor Advokat Perlindungan Konsumen Nasional Disorot Publik

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Jombang,26 Februari 2026 — Kantor Advokat Perlindungan Konsumen Nasional yang beralamat di Jalan Raya Mastrip Km 3,8, Desa Kepuhkembang, Kecamatan Peterongan tepatnya di kawasan barat Terminal dan Kantor Dinas Perhubungan Jombang kini menuai sorotan publik. Kantor tersebut diduga dimanfaatkan sebagai tempat berlindung oknum debt collector yang melakukan penarikan kendaraan secara paksa di jalan, bahkan disinyalir menjadi lokasi terjadinya praktik pemerasan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa (25/02/2026) siang. Seorang warga Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, yang merupakan konsumen kendaraan kredit melalui perusahaan leasing, mengaku menjadi korban dugaan perampasan kendaraan di tengah jalan. Korban menyebut kendaraannya dihentikan oleh sejumlah pria yang mengaku sebagai petugas penagih dari lembaga pembiayaan, dengan alasan adanya tunggakan angsuran.

Para penagih tersebut kemudian menunjukkan dokumen yang diklaim sebagai surat kuasa eksekusi berdasarkan putusan pengadilan. Dengan dalih klarifikasi, korban diarahkan dan dibawa ke sebuah bangunan yang bertuliskan Kantor Advokat Perlindungan Konsumen Nasional.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, lembaga yang seharusnya berada di garda terdepan dalam membela dan melindungi hak-hak konsumen justru diduga menjadi tempat legitimasi praktik penarikan kendaraan yang selama ini kerap dinilai meresahkan dan bermasalah secara hukum.

Menanggapi hal tersebut, Divisi Intelijen Media CyberTNI.id, Afandi, menegaskan bahwa kejadian ini sangat disayangkan.

“Kantor advokat merupakan ruang privat untuk menjalankan profesi hukum. Penyalahgunaan tempat tersebut untuk aktivitas ilegal, termasuk dugaan pemerasan, merupakan pelanggaran hukum pidana umum,” ujar Afandi.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah warga sekitar mengaku kerap melihat aktivitas keluar-masuk orang yang diduga berkaitan dengan penagihan kendaraan bermotor di lokasi tersebut.

“Dugaan ini semakin menguat setelah beberapa korban lain menyebut pernah diarahkan ke kantor yang sama usai kendaraan mereka ditarik di jalan,” tambahnya.

Baca Juga:  FERADI WPI Akan Laporan Oknum DC Dan Finance Yang Mengutus Dengan Dugaan Perampasan Dan Dugaan Pelanggaran Etik Kanit Polsek Banjarsari Ke Polda Jateng

Lebih lanjut, Afandi menegaskan bahwa advokat wajib bertindak profesional, jujur, dan mematuhi peraturan perundang-undangan. “Menggunakan kantor advokat sebagai tempat perlindungan bagi oknum yang diduga melakukan pemerasan merupakan pelanggaran berat terhadap kode etik dan sumpah advokat. Sanksinya bisa berupa teguran, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian tetap dari organisasi advokat seperti PERADI,” imbuhnya.

Ia menambahkan, meskipun advokat memiliki hak imunitas dalam menjalankan profesinya sebagaimana diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, perlindungan tersebut hanya berlaku apabila tindakan dilakukan dengan iktikad baik.
“Tindakan kriminal seperti pemerasan tidak termasuk dalam cakupan iktikad baik.

Singkatnya, kantor advokat tidak memberikan kekebalan hukum untuk melakukan kejahatan. Ini merupakan tindak pidana sekaligus pelanggaran profesi yang serius,” tegas Afandi.

 

Red_team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-2 FERADI WPI Jadi Momentum Peneguhan Jati Diri dan Semangat Kebersamaan
TNI dan Warga Gotong Royong Langsir Material Pra TMMD di Blora
Milad ke-2 FERADI WPI Akan Digelar di Semarang, Panitia Siapkan Doorprize dan Siaran Live TikTok
Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya
Diduga Penipuan dan Penggelapan, Kasus Rental Mobil di Jombang Dilaporkan ke Polisi
Babinsa Koramil 05/Serbelawan Monitoring Pembagian BLT, Pastikan Tepat Sasaran dan Lancar
Dandim 0721/Blora Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Klopoduwur Blora
Kasdim 0721/Blora Pimpin Briefing SPL Persami KKRI TA 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:14 WIB

Milad ke-2 FERADI WPI Jadi Momentum Peneguhan Jati Diri dan Semangat Kebersamaan

Selasa, 14 April 2026 - 13:18 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Langsir Material Pra TMMD di Blora

Sabtu, 11 April 2026 - 04:38 WIB

Milad ke-2 FERADI WPI Akan Digelar di Semarang, Panitia Siapkan Doorprize dan Siaran Live TikTok

Jumat, 10 April 2026 - 08:11 WIB

Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya

Kamis, 9 April 2026 - 05:14 WIB

Diduga Penipuan dan Penggelapan, Kasus Rental Mobil di Jombang Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru