Diduga Singgung Suku Tionghoa, Fam Fuk Tjhong Waketum FERADI WPI ( SUBUR JAYA LAWFIRM) Laporkan Oknum Anggota DPRD Lebak Ke Polres

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Lebak, 4 Januari 2025 — Fam Fuk Tjhong melaporkan salah satu oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak ke Polres Lebak atas dugaan tindakan bermuatan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). Laporan tersebut dilayangkan menyusul dugaan pernyataan atau sikap oknum legislator yang dinilai menyeret dan membawa-bawa identitas suku Tionghoa.

Dalam pernyataannya yang terekam dalam sebuah video dan beredar di masyarakat, Fam Fuk Tjhong menegaskan bahwa tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih dilakukan oleh seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan toleransi.

Ia menilai, dugaan tindakan berbau SARA sangat berbahaya karena berpotensi memicu konflik sosial serta mencederai nilai-nilai kebhinekaan yang selama ini dijaga oleh masyarakat Kabupaten Lebak.

“Ini bukan persoalan pribadi, tetapi menyangkut marwah dan kehormatan suatu suku. Ketika identitas suku Tionghoa dibawa-bawa, maka itu sudah masuk ranah SARA,” ujar Fam Fuk Tjhong dalam pernyataannya.

Atas dasar itu, ia secara resmi meminta Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, untuk segera mengambil langkah tegas dan menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil, transparan, dan tanpa pandang bulu, meskipun pihak yang dilaporkan merupakan anggota DPRD.

Menurutnya, proses hukum yang cepat dan profesional sangat penting guna mencegah berkembangnya isu yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok minoritas yang rentan menjadi sasaran diskriminasi.

Fam Fuk Tjhong juga menegaskan bahwa pelaporan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kerukunan antarumat beragama dan antarsuku di Kabupaten Lebak. Ia berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum sekaligus pesan tegas bahwa tindakan bermuatan SARA tidak memiliki ruang di wilayah hukum Lebak.

Baca Juga:  Rumah Bambu Roboh Akibat Angin Kencang, Polres Semarang Turun Tangan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Lebak terkait perkembangan laporan tersebut. Sementara itu, oknum anggota DPRD yang dilaporkan juga belum memberikan klarifikasi atau tanggapan atas dugaan yang dialamatkan kepadanya.

Fam Fuk Tjhong menutup pernyataannya dengan menegaskan harapannya agar kasus ini dapat ditangani secara serius demi menjaga persatuan dan keadilan.

“Kami meminta Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki untuk segera menyelesaikan kasus ini. Jangan sampai persoalan SARA dibiarkan berlarut-larut, karena ini menyangkut persatuan, keadilan, dan masa depan hidup berdampingan di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.

Saya minta rekan rekan Pimpinan Redaksi dan Wartawan yang tergabung di Organisasi Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia ( KAWAN JARI ) agar ikut mengawal perkara ini, ujar Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. KETUM ORGANISASI ADVOKAT FERADI WPI DAN KETUM ORGANISASI MEDIA KAWAN JARI

Catatan Redaksi: Redaksi media ini menyatakan bahwa pemberitaan disusun secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru