Hari Pers Nasional 2026: Ketika Keberanian Menjadi Modal Utama Jurnalis Ahmad Wibisono, S.H.: Pers Harus Tegak, Independen, Dan Tak Tunduk pada Tekanan Kepentingan

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Jawa Tengah,9 Februari 2026 – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) kembali menjadi ruang refleksi mendalam bagi insan pers di seluruh Indonesia. Di tengah derasnya arus informasi digital, disrupsi teknologi, serta intervensi berbagai kepentingan, pers nasional dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga berani, jujur, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan kebenaran kepada publik.

Momentum HPN tahun ini dimaknai secara serius oleh Pimpinan Umum media siber CyberTNI.id sekaligus Dewan Pendiri PT CyberTNI Grup Internasional, Ahmad Wibisono, S.H. Menurutnya, keberanian adalah modal utama jurnalis dalam menjaga marwah pers sebagai pilar keempat demokrasi.

“Pers tidak boleh kehilangan keberanian. Ketika jurnalis takut, maka kebenaran menjadi barang langka. Keberanian bukan tentang melawan siapa pun, tetapi tentang kesetiaan pada fakta dan kepentingan publik,” tegas Ahmad Wibisono dalam pernyataannya, Senin (9/2/2026).

Pers di Persimpangan Zaman Digital
Ahmad Wibisono menilai, era digital menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan masa sebelumnya. Kecepatan informasi sering kali mengorbankan akurasi, sementara algoritma media sosial kerap membentuk opini tanpa dasar jurnalistik yang kuat.

Dalam situasi tersebut, media profesional seperti CyberTNI Grup dituntut tampil sebagai penyeimbang, menjaga standar etik jurnalistik, dan menghadirkan berita yang tajam, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Hari ini semua orang bisa menyebar informasi, tetapi tidak semua orang adalah jurnalis. Pers sejati bekerja dengan verifikasi, etika, dan tanggung jawab moral,” ujarnya.

 

CyberTNI Grup: Menjaga Independensi, Mengawal Kepentingan Bangsa

Sebagai media yang lahir dari semangat kebangsaan, CyberTNI.id dan jaringan CyberTNI Grup Internasional berkomitmen menjadi media yang independen, profesional, serta berpihak pada kepentingan rakyat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ahmad Wibisono menegaskan bahwa independensi pers bukan sekadar jargon, melainkan prinsip yang harus dijaga meski dihadapkan pada tekanan ekonomi, politik, maupun kekuasaan.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini IIK Perhutani KPH Jombang Gelar Cek Kesehatan Gratis Dan Cek Mata

“Pers tidak boleh menjadi alat kekuasaan, tetapi juga tidak boleh kehilangan arah. CyberTNI Grup hadir untuk menjaga keseimbangan itu—kritik tetap berjalan, namun konstruktif dan berlandaskan data,” katanya.

 

Keberanian yang Beretika

Dalam refleksi Hari Pers Nasional, Ahmad Wibisono juga menekankan bahwa keberanian jurnalis harus berjalan seiring dengan etika dan tanggung jawab hukum. Kebebasan pers, menurutnya, bukan kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang berakar pada kebenaran dan kepentingan publik.
“Jurnalis harus berani, tetapi juga cerdas. Tajam, tetapi tidak membabi buta. Kritis, namun tetap beradab,” ungkapnya.

 

Harapan untuk Pers Nasional

Menutup pernyataannya, Ahmad Wibisono berharap Hari Pers Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi titik penguat komitmen bersama insan pers untuk terus menjaga integritas profesi.

Ia mengajak seluruh jurnalis Indonesia untuk tidak lelah belajar, memperkuat solidaritas, dan menjaga idealisme di tengah perubahan zaman.
“Selama pers masih berani menyuarakan kebenaran, selama itu pula demokrasi Indonesia akan tetap bernapas,” pungkasnya.

Hari Pers Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa di tengah kebisingan informasi, pers yang berani, beretika, dan independen tetap menjadi cahaya bagi publik. Dan melalui CyberTNI Grup, semangat tersebut terus dijaga dan diperjuangkan.

 

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru