Jombang Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan, Ungkap Kasus Menonjol Hingga Imbauan Tahun Baru Berempati

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Jombang, 29 Desember 2025 — Kepolisian Resor (Polres) Jombang menggelar Konferensi Pers Analisis dan Evaluasi (Anev) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Akhir Tahun 2025 di Mapolres Jombang, Senin (29/12/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, didampingi Kasat Reskrim, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres Jombang dan rekan-rekan media.

Dalam paparannya, Kapolres Jombang menyampaikan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Jombang sepanjang tahun 2025 berjalan aman dan kondusif.

Berbagai agenda nasional maupun daerah, termasuk rangkaian kegiatan besar seperti perayaan hari besar, momentum Agustus, hingga gelombang kegiatan akhir tahun yang sering disebut masyarakat sebagai “Black November”, dapat dilalui tanpa gangguan berarti.

Alhamdulillah, Kabupaten Jombang termasuk salah satu daerah di Indonesia yang tetap aman dan kondusif sepanjang tahun 2025. Ini bukan semata hasil kerja kepolisian, tetapi buah dari kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peran penting media dalam menjaga kesejukan informasi di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan keyakinannya bahwa stabilitas keamanan di Jombang tidak lepas dari doa para leluhur dan ridho Allah SWT, serta semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang terus terjaga.

Meski demikian, Kapolres tidak menutup mata terhadap adanya peningkatan pada beberapa jenis tindak pidana. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kasus pembunuhan. Jika pada tahun sebelumnya hanya tercatat dua kasus, maka pada tahun 2025 terjadi peningkatan menjadi tujuh kasus. Namun, Kapolres menegaskan bahwa seluruh kasus tersebut berhasil diungkap.

“Alhamdulillah, seluruh kasus pembunuhan yang terjadi selama tahun 2025 berhasil kami ungkap. Kami berupaya maksimal untuk memberikan keadilan bagi para korban. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Baca Juga:  Keluarga Besar Polres Jombang Berikan Bantuan Sosial Kepada Mahasiswa Asal Aceh, Sumut, Dan Sumbar

 

Aura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur
Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto
Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH
Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran
Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus
Satgas Yonif 743/PSY Berikan Layanan Kesehatan Gratis Door To Door Di Kampung Talilime
Santunan Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Dhuafa Roudlotul Jannah Diselenggarakan Oleh Haji Nuur Hadi Di Sambibulu Taman Sidoarjo
Semarak Ramadhan, Mushola Yahya’ Arifin Pemalang Gelar Buka Puasa Bersama dan Tadarus Al-Qur’an
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:37 WIB

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:38 WIB

Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:40 WIB

Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:27 WIB

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Berita Terbaru

Berita

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Selasa, 17 Mar 2026 - 06:27 WIB