KALIGAWE MASIH LUMPUH TERENDAM BANJIR, KASAT LANTAS POLRESTABES SEMARANG PIMPIN LANGSUNG PENANGANAN DI LAPANGAN

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | SEMARANG, Jumat 23 Oktober 2025 – Genangan air yang belum surut selama dua hari terakhir membuat kawasan Kaligawe, Kota Semarang, hingga Jumat (23/10/2025) pagi masih lumpuh total. Arus lalu lintas di jalur utama penghubung Semarang–Demak itu tersendat panjang akibat banjir setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 30 sentimeter yang masih menggenangi badan jalan, terutama di depan Rumah Sakit Sultan Agung Semarang.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi, S.Pd. turun langsung memimpin pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di lokasi. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini jalur Kaligawe belum dapat dilalui kendaraan kecil, karena genangan air masih cukup dalam dan berisiko bagi pengendara.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari jalur Kaligawe. Saat ini, hanya kendaraan besar seperti truk tronton yang mampu melintas. Untuk kendaraan kecil, sangat tidak disarankan,”

ujar AKBP Yunaldi di sela peninjauan lapangan.

Selain melakukan rekayasa lalu lintas, personel Satlantas Polrestabes Semarang juga melakukan evakuasi warga yang hendak menuju RS Sultan Agung menggunakan perahu karet. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan aman di tengah genangan air yang belum surut.

Di Tengah Genangan, Hadir Kepedulian

Namun di balik situasi sulit itu, terlihat pula sisi kemanusiaan yang menghangatkan suasana. Di sela-sela kesibukan mengatur arus lalu lintas dan membantu warga, Kasat Lantas bersama personelnya juga menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan dan minuman kepada para sopir truk yang telah berjam-jam terjebak macet di kawasan Kaligawe.

Kegiatan sederhana namun sarat makna ini disambut hangat oleh para sopir, yang sebagian besar sudah kelelahan menunggu surutnya genangan air. “Kami sangat terbantu. Sudah dari semalam di sini, macet panjang dan tidak bisa jalan. Terima kasih banyak kepada petugas,” ungkap salah satu sopir truk dengan wajah lega.

Baca Juga:  Kapolres Boyolali Sebagai Narasumber di Ponpes Zumrotul Tholibin: Tekankan Pencegahan Bullying dan Penguatan Karakter Santri

Dengan langkah-langkah penanganan cepat dan kehadiran humanis dari jajaran kepolisian, situasi di Kaligawe secara umum masih dapat dikendalikan. Personel Polrestabes Semarang terus berjaga dan memantau perkembangan kondisi air, sembari berharap cuaca cerah hari ini dapat membantu mempercepat surutnya genangan.

“Kami tetap siaga di lapangan, membantu masyarakat semampu kami. Semoga air segera surut dan aktivitas warga bisa kembali normal,”

tutur AKBP Yunaldi, S.Pd., menutup keterangannya.

 

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru