Pangdam IX/Udayana Pimpin Sidang Pantukhir Penerimaan Cata PK TNI AD Di Singaraja

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Buleleng,Rabu 03 Desember 2025 — Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang III TA 2025 Sub Panpus Kodam IX/Udayana yang diikuti sebanyak 4.506 peserta. Kegiatan berlangsung Rabu, 3 Desember 2025 di Lapangan Hijau Dharmawangsa Secata Rindam IX/Udayana, Jl. Surapati, Banyuning, Kabupaten Buleleng.

Rombongan pejabat yang mendampingi Pangdam antara lain Waaspers Kasad Brigjen TNI Aji Mimbarno, Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, S.H., Waka Panpus Werving Cata PK TNI AD Gel. III TA 2025 Kolonel InfJemz Ratu Edo, S.Sos., Aspers Kasdam IX/Udayana dan Tim Pengawas Pusat Werving Cata PK TNI AD, serta Dansecata Rindam IX/Udayana.

Dalam arahannya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan komitmen Kodam IX/Udayana dalam menjaga profesionalisme serta objektivitas dalam seluruh proses penerimaan prajurit.

“Seleksi ini harus dilaksanakan secara transparan, jujur, dan bebas dari segala bentuk kecurangan. Kita bertanggung jawab memastikan bahwa hanya putra-putra terbaik yang memiliki mental, fisik, dan moral yang memenuhi syarat untuk menjadi Prajurit TNI AD,” tegas Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan agar seluruh panitia tetap fokus, teliti, dan berpegang teguh pada aturan yang berlaku demi menghasilkan calon prajurit yang berkualitas dan tangguh.

Kegiatan Pantukhir ini menjadi tahapan penting sebelum para peserta dinyatakan lulus dan siap mengikuti pendidikan dasar keprajuritan. Dengan jumlah peserta yang besar, Kodam IX/Udayana memastikan proses seleksi berjalan ketat dan objektif demi memenuhi kebutuhan organisasi TNI Angkatan Darat yang profesional dan modern. (Pendam IX/Udy)

Team

Baca Juga:  Sinergitas Perhutani KPH Jombang Dan Polri Jaga Kelestarian Hutan Di Nganjuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru