Polres Boyolali Bersama TNI Dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Material Longsor Di Desa Wonodoyo

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Boyolali, Rabu 29 Oktober 2025 – Personel Polres Boyolali bersama anggota TNI dan masyarakat bahu-membahu melakukan pembersihan material tanah longsor yang menutup akses jalan di Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, pada Rabu (29/10/2025).

Tanah longsor tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Boyolali sejak Selasa malam, menyebabkan tebing di pinggir jalan desa ambruk dan menutupi sebagian badan jalan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun akses warga sempat terhambat.

Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto, melalui Kapolsek Ampel AKP Agung Setiawan mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menangani bencana alam di wilayah hukum Polres Boyolali.

 

“Kami bersama TNI dan warga sekitar langsung turun ke lokasi untuk membersihkan material longsor agar akses jalan segera bisa dilalui kembali. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami menjaga keamanan dan keselamatan warga,” ujar AKP Agung Setiawan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan alat manual seperti cangkul dan sekop, serta dibantu satu unit alat berat dari Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mempercepat proses pembersihan. Hingga siang hari, sebagian besar material longsor berhasil disingkirkan dan jalan sudah dapat dilalui kendaraan.

Sementara itu, Kepala Desa Wonodoyo H Tarto, menyampaikan terima kasih kepada Polres Boyolali, TNI, dan seluruh pihak yang telah membantu penanganan cepat di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi respon cepat dari Polres dan TNI. Berkat gotong royong ini, warga bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Polres Boyolali juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan bencana serupa di wilayah perbukitan.

 

Baca Juga:  KPK dan Pemda DIY Siapkan Hakordia 2025, Puncak Acara 9 Desember di Yogyakarta

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur
Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto
Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH
Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran
Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus
Satgas Yonif 743/PSY Berikan Layanan Kesehatan Gratis Door To Door Di Kampung Talilime
Santunan Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Dhuafa Roudlotul Jannah Diselenggarakan Oleh Haji Nuur Hadi Di Sambibulu Taman Sidoarjo
Semarak Ramadhan, Mushola Yahya’ Arifin Pemalang Gelar Buka Puasa Bersama dan Tadarus Al-Qur’an
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:37 WIB

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:38 WIB

Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:40 WIB

Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:27 WIB

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Berita Terbaru

Berita

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Selasa, 17 Mar 2026 - 06:27 WIB