Polri Terjunkan Tim K-9 untuk Percepat Pencarian Korban Banjir di Aceh Tamiang

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Aceh Tamiang, Selasa 9 Desember 2025 — Upaya pencarian korban banjir di Aceh Tamiang terus ditingkatkan. Polri mengerahkan tiga ekor anjing pelacak jenis cadaver untuk membantu menemukan korban yang diduga masih tertimbun material banjir. Tim K-9 tiba awal minggu ini dan langsung menyisir sejumlah titik yang terdampak banjir parah.

Tim K-9 Unit SAR Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri terdiri dari 14 personel dan tiga anjing pelacak. Kehadiran satwa pelacak tersebut diharapkan mempercepat identifikasi dan pencarian korban yang belum ditemukan.

> “Pengerahan Tim K-9 ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung percepatan penanganan bencana dan memastikan tidak ada korban yang terlewatkan,” ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, Selasa (9/12/2025).

Setibanya di Aceh Tamiang, tim langsung berkoordinasi dengan DVI/Inafis Mabes Polri dan BPBD Aceh Tamiang untuk memetakan titik pencarian. Lokasi yang disisir antara lain Kota Lintang dan Dusun I Alisan, Kuala Simpang, yang merupakan area paling terdampak.

Selain fokus pada pencarian korban, Tim K-9 turut terlibat dalam pendirian tenda pengungsian di Dusun I Alisan bersama personel Brimob Polda Aceh sebagai bagian dari dukungan kemanusiaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan analisis dan evaluasi bersama Satgas Gabungan Penanganan Bencana Aceh Tamiang.

“Polri akan terus memberikan dukungan maksimal dalam penanganan banjir di Aceh Tamiang. Pengerahan satwa K-9 adalah salah satu upaya memastikan proses pencarian dilakukan secara profesional, cepat, dan tepat sasaran,” lanjut Kombes Joko.

Polri menyatakan akan tetap bersiaga hingga seluruh wilayah terdampak banjir dinyatakan aman dan seluruh korban berhasil ditemukan.

 

 

Team

Baca Juga:  MENTERI DODY: TINJAU PROTOTYPE SPPG DI BANJAR,SIAP MENDUKUNG PROGRAM PRESIDEN PRABOWO MAKAN BERGIZI GRATIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru