Presiden Prabowo Saksikan Langsung Tumpukan Uang Rp13 Triliun Hasil Kasus Korupsi CPO

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id |JAKARTA-Senin (20/10/2025) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri momen bersejarah di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, di mana uang senilai total Rp13 triliun hasil penyitaan dari kasus dugaan korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) resmi diserahkan kepada negara.

Pantauan di lokasi, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 10.55 WIB dengan mengenakan baju safari cokelat muda. Setibanya di lobi utama, beliau langsung diperlihatkan tumpukan uang pecahan Rp100.000 yang jumlahnya mencapai Rp2,4 triliun bagian dari total penyitaan Rp13 triliun yang akan disetorkan bertahap.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan bahwa uang senilai Rp2,4 triliun tersebut hanya sebagian dari total keseluruhan.

“Kalau Rp13 triliun kami bawa semua ke sini, tempatnya mungkin tidak memungkinkan. Jadi ini yang bisa kami tampilkan, sekitar Rp2,4 triliun,” ujar Jaksa Agung.

Langkah ini menjadi simbol nyata dari komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum dan memulihkan kerugian negara dari tindak pidana korupsi di sektor strategis nasional.
(Nang)

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Kedungjati Sambang Tanaman Jagung Milik Warga Binaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru