SAMPAI KAPAN JALAN RUSAK DIBIARKAN? WARGA DUKUH DRONJONG GERAM, PEMKAB PEMALANG DIMINTA SEGERA BERTINDAK

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Pemalang – Warga Dukuh Dronjong, Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan dengan melaksanakan kerja bakti membersihkan selokan dan saluran air guna mencegah sarang nyamuk serta wabah DBD.
Namun di balik semangat gotong royong tersebut, warga meluapkan kekecewaan atas kondisi jalan penghubung Dronjong–Jrakah yang rusak parah dan dibiarkan bertahun-tahun tanpa respons nyata.

Saat musim hujan, kondisi jalan semakin membahayakan. Jalan licin, berlubang, dan berlumpur. Banyak warga tergelincir dan jatuh, terutama ibu-ibu yang hendak ke pasar dan ke sawah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan keras dari masyarakat:
“Sampai kapan jalan ini tetap rusak dan tidak direspons?”
Ketua RT Muritno (Bob) menegaskan jalan tersebut sudah lama dikeluhkan warga.
“Sudah bertahun-tahun rusak. Kalau hujan sangat licin dan berbahaya. Kami mohon pemerintah segera mencor jalan ini,” tegasnya.
Ketua RW Carto menyebut jalan tersebut sebagai akses vital warga.

“Ini jalan utama anak sekolah, ibu-ibu ke pasar, dan petani ke sawah. Jangan tunggu ada korban lebih banyak,” ujarnya.
Tokoh ulama setempat, Ustadz Hasan WD, juga angkat suara dan meminta pemerintah berlaku adil.

“Saya meminta pemerintah harus adil dan segera mengurusi jalan yang rusak parah ini sebelum semakin banyak korban akibat jalan tersebut,” tegasnya.

Sementara Kepala Dusun Dronjong mengapresiasi kekompakan warga dalam kerja bakti dan menyatakan sepakat dengan tuntutan masyarakat agar jalan Dronjong–Jrakah segera diperbaiki.

Kini warga Dukuh Dronjong menunggu tindakan nyata, bukan janji. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang segera turun tangan dan tidak terus membiarkan keselamatan masyarakat terancam.

Hashtag (opsional):
#SampaiKapan
#Pemalang #Petarukan #Kendalsari
#DukuhDronjong #JalanRusakParah
#MusimHujanBahaya
#PemerintahHarusBertindak

 

SholehHM

Baca Juga:  Hutang 500 Ribu Rupiah di Bank Jombang Jadi 70 Juta, Seorang Nenek Terancam Kehilangan Sertifikat Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru