Satlantas Polres Jepara Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini Lewat Program ‘Aladin’

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Jepara, Kamis 23 Oktober 2025- Polres Jepara | Polri melalui Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, terus berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini kepada para pelajar melalui program inovatif bernama ‘Aladin’ (Ajak Anak Tertib Lalu Lintas Usia Dini).

Program ini bertujuan untuk memberikan pembekalan materi tentang rambu rambu lalu lintas, cara menyeberang di jalan, mengajak anak-anak untuk memakai helm hingga aturan berkendara di jalan raya kepada anak-anak dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Seperti kali ini dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara dengan menggelar kegiatan Aladin kepada anak-anak SD Negeri 02 Mulyoharjo di Mapolres setempat, pada Kamis (23/10/2025).

Kegiatan dipimpin langsung Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara Ipda Hariyono didampingi personel Satlantas.

Saat ditemui usai kegiatan, Kasat Lantas Polres Jepara AKP Rahandy Gusti Pradana melalui Kanit Kamsel Ipda Hariyono mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus memperkenalkan tugas dan peran polisi lalu lintas kepada anak-anak.

“Edukasi ini kami lakukan agar anak-anak memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan mengenal polisi sebagai pelindung serta sahabat mereka,” ujar Ipda Hariyono.

Dalam kegiatan itu, anak-anak diajak mengenal berbagai fasilitas dan fungsi satuan lalu lintas, seperti ruang pembuatan SIM, ruang Kamsel, dan lapangan uji praktek SIM. Mereka juga diajak berkeliling sambil belajar cara menyeberang di jalan, memakai helm hingga cara berjalan di trotoar dan memahami arti rambu-rambu lalu lintas melalui metode bermain dan bernyanyi.

“Dengan pendekatan yang menyenangkan seperti ini, kami berharap kesadaran berlalu lintas bisa tumbuh sejak dini,” tambahnya.

Kanit Kamsel menegaskan, Satlantas Polres Jepara akan terus melakukan kegiatan serupa untuk mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di wilayah Kabupaten Jepara.

Baca Juga:  Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Kapolres: Santri Garda Moral Dan Perekat Persatuan Bangsa

“Semoga dari edukasi kecil ini lahir generasi muda yang sadar hukum dan disiplin di jalan raya,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menyampaikan, bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pembekalan materi tentang rambu rambu lalu lintas, cara menyeberang di jalan, mengajak anak-anak untuk memakai helm hingga aturan berkendara di jalan raya kepada anak-anak dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Dalam kegiatan ini, lanjut AKP Dwi, para anggota polisi menggunakan pendekatan edukatif yang interaktif, seperti permainan, simulasi berkendara, serta cerita yang menarik, sehingga para pelajar tidak hanya belajar tetapi juga menikmati prosesnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat membentuk kesadaran dan kebiasaan berlalu lintas yang aman sejak dini.

Kasihumas menekankan pentingnya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak anak-anak agar mereka tumbuh menjadi pengendara yang disiplin dan bertanggung jawab di masa depan.

Dengan program Ajak Anak Tertib Lalu Lintas Usia Dini (Aladin), Polres Jepara berharap dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan generasi muda dan menciptakan lingkungan jalan raya yang lebih aman bagi semua pengguna.

 

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Ketua Umum GNTP Apresiasi Surat Terbuka Mahfud MD kepada Presiden Prabowo, Dorong Penegakan Hukum Sesuai Kewenangan dan Prosedur
Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mengaku Mendapat Rhema dari Mazmur 91:7
FERADI WPI dan Korban Hormati Klarifikasi Ketua DPRD Lebak, Serahkan Pembuktian kepada Penyidik Polda Banten
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:24 WIB

GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:45 WIB

Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan

Berita Terbaru