Sinergi Pembangunan Nasional dan Pertahanan Negara: Kuliah Umum Rektor Unhan RI Bersama Kepala Bappisus

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Bogor, Rabu 26 November 2025 — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., membuka langsung kegiatan Kuliah Umum dengan narasumber Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus RI), Aries Marsudiyanto, S.E., M.M., dengan tema “Peran Bappisus dalam Pembangunan Nasional Guna Mendukung Pertahanan Negara yang Kuat”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Merah Putih, Kampus Bela Negara Unhan RI, Sentul-Bogor. (Rabu, 26/11).

Rektor Unhan RI dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan nasional dan pertahanan negara merupakan dua pilar strategis yang tidak dapat dipisahkan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan tangguh. Tata kelola pembangunan yang bersih, terarah, dan akuntabel disampaikan sebagai prasyarat utama terbentuknya pertahanan negara yang kuat. Rektor juga berharap kegiatan kuliah umum ini memperluas wawasan para kadet dan mahasiswa dalam memahami keterkaitan pembangunan dan pertahanan secara komprehensif.

Pada sesi berikutnya, Kepala Bappisus RI memberikan pemaparan komprehensif mengenai kiprah Bappisus dalam mengawal efektivitas pembangunan nasional. Bappisus dijelaskan sebagai lembaga yang bertugas memastikan seluruh kementerian dan lembaga berjalan secara terkoordinasi, akuntabel, serta bebas dari penyimpangan melalui mekanisme pengawasan, investigasi khusus, dan integrasi data nasional. Kepala Bappisus menegaskan, “Pertahanan negara yang kuat hanya dapat terwujud bila pembangunan nasional berjalan bersih, terarah, dan bebas dari praktik yang merugikan bangsa”. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan dan pertahanan merupakan dua elemen yang saling memperkuat.

Kepala Bappisus juga menyampaikan penekanan khusus terhadap posisi strategis Unhan RI sebagai institusi pendidikan pertahanan. Menurut Kepala Bappisus, Unhan RI memiliki potensi besar untuk menjadi pusat unggulan pertahanan masa depan. Hal tersebut ditegaskan melalui pernyataan, “Universitas Pertahanan harus membuat terobosan-terobosan out of the box.

Baca Juga:  Mentan Amran Hadiri Silatnas 2025: Wahdah Islamiyah Puji Komitmen Penguatan Ketahanan Pangan

 

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur
Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto
Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH
Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran
Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus
Satgas Yonif 743/PSY Berikan Layanan Kesehatan Gratis Door To Door Di Kampung Talilime
Santunan Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Dhuafa Roudlotul Jannah Diselenggarakan Oleh Haji Nuur Hadi Di Sambibulu Taman Sidoarjo
Semarak Ramadhan, Mushola Yahya’ Arifin Pemalang Gelar Buka Puasa Bersama dan Tadarus Al-Qur’an
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:37 WIB

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:38 WIB

Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:40 WIB

Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:27 WIB

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Berita Terbaru

Berita

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Selasa, 17 Mar 2026 - 06:27 WIB