DLH Kabupaten Madiun Pantau Seluruh SPPG Terkait Dugaan Pencemaran Limbah

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | MADIUN,Jumat (12/12/2025) — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun menanggapi keluhan petani Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, terkait dugaan pencemaran limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam.

DLH memastikan pemantauan dilakukan tidak hanya di satu lokasi, tetapi terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Kabupaten Madiun Provinsi Jawa timur.

Kepala DLH Kabupaten Madiun Zahrowi mengatakan pihaknya terus memonitor perkembangan operasional SPPG. Menurutnya, program tersebut merupakan proyek strategis nasional yang perlu didukung, namun tetap harus memperhatikan keselamatan lingkungan. “Operasional oke, apalagi ini proyek strategis nasional. Tapi jangan sampai keselamatan lingkungan terabaikan,” ujar Zahrowi.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Madiun berencana mengumpulkan seluruh pengelola SPPG dalam satu forum pembinaan.Langkah ini dinilai lebih efektif dibanding penanganan kasus secara parsial.“Ini sudah muncul di beberapa tempat. Kami dokumentasikan semuanya untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Terkait dugaan pencemaran di Desa Sumberejo, DLH belum memastikan waktu pelaksanaan uji laboratorium. Namun penanganan dipastikan akan dilakukan secara terkoordinasi dan serentak.

“Prinsipnya nanti kita lihat. Kelihatannya dalam waktu dekat pemkab akan mengumpulkan semuanya. Tidak satu per satu karena bisa kelamaan,” tambah Zahrowi.Sebelumnya, petani Desa Sumberejo mengeluhkan aliran limbah dapur SPPG Assalam yang diduga masuk ke area persawahan.Air bercampur minyak dan berbau menyengat dikhawatirkan mengganggu produktivitas lahan pada musim tanam mendatang. Sementara itu, pihak pengelola SPPG menyatakan limbah telah diarahkan ke area resapan.

Namun tidak menampik kemungkinan aliran terbawa hingga ke sawah warga resah dan Petani menjadi korban.
(Nang)

Baca Juga:  Wujudkan, Layanan BPKB Humanis, Satlantas Polres Karanganyar Lewat Program “Polantas Menyapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anniversary ke-4 GeNaH, “Bersatu Kabarkan Semangat Perjuangan” Momentum Evaluasi Dan Konsolidasi Gerakan Sipil Di Jombang
KASUS DUGAAN PELANGGARAN ETIK AKP H KANIT RESKRIM POLSEK BANJARSARI SURAKARTA, SAKSI² AKAN DIPERIKSA SELASA 20/02/26
Propam Polda Jateng Dalami Kasus Pajero Banjarsari, M. Arifin Soroti Dugaan Upaya Intervensi Kapolsek Banjarsari
RAPAT PERDANA PANITIA RUWAT NASIONAL 2026: MENEGUHKAN KEMBALI MARWAH NUSANTARA BERLANDASKAN UUD 1945
Peringatan 62 Tahun Kunjungan Cindy Adams : Warga Ploso Tegaskan Jejak Lahir Bung Karno Di Jombang
KAPOLSEK BANJARSARI TOLONG JANGAN INTERVENSI PELANGGARAN KANIT RESKRIM AKP H TEGAS M. ARIFIN WAKETUM FERADI WPI
Peletakan Batu Pertama Pembangunan KDKMP Desa Keplaksari Resmi Dimulai
Polres Jombang Gelar Sertijab Waka Polres, Kabagops, Kasat Lantas Dan Pengukuhan Kasiwas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:00 WIB

Anniversary ke-4 GeNaH, “Bersatu Kabarkan Semangat Perjuangan” Momentum Evaluasi Dan Konsolidasi Gerakan Sipil Di Jombang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 03:40 WIB

KASUS DUGAAN PELANGGARAN ETIK AKP H KANIT RESKRIM POLSEK BANJARSARI SURAKARTA, SAKSI² AKAN DIPERIKSA SELASA 20/02/26

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:05 WIB

Propam Polda Jateng Dalami Kasus Pajero Banjarsari, M. Arifin Soroti Dugaan Upaya Intervensi Kapolsek Banjarsari

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:07 WIB

RAPAT PERDANA PANITIA RUWAT NASIONAL 2026: MENEGUHKAN KEMBALI MARWAH NUSANTARA BERLANDASKAN UUD 1945

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:08 WIB

Peringatan 62 Tahun Kunjungan Cindy Adams : Warga Ploso Tegaskan Jejak Lahir Bung Karno Di Jombang

Berita Terbaru