Dugaan Penggunaan BBM Bersubsidi Untuk Alat Berat Proyek Jalan Di Bogorejo Blora

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id |  Blora, Jumat (7/11/2025) — Sejumlah pemberitaan di berbagai platform media online menyoroti dugaan penggunaan BBM bersubsidi jenis solar untuk bahan bakar alat berat dalam proyek peningkatan Jalan Jepon–Bogorejo hingga perbatasan Kabupaten Tuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Bumi Sarana Makmur dengan nilai kontrak mencapai Rp19,599 miliar.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya aktivitas alat berat di lokasi proyek yang diduga menggunakan solar bersubsidi, yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan umum dan nelayan kecil. Hal ini kemudian menarik perhatian publik serta memunculkan berbagai tanggapan di masyarakat.

Menindaklanjuti isu tersebut, tim awak media melakukan penelusuran ke kantor PT. Bumi Sarana Makmur di Kecamatan Bogorejo pada Jumat malam (7/11/2025) pukul 19.30 WIB untuk memverifikasi fakta di lapangan.

Di lokasi, Project Manager (PM) PT. Bumi Sarana Makmur, Arif Sutiyono, menyampaikan bahwa pihaknya membantah penggunaan solar bersubsidi dalam proyek tersebut. Ia menyatakan, bahan bakar yang digunakan berasal dari suplier resmi BBM industri dan seluruh transaksi disertai nota pembelian.

“Kami menggunakan BBM industri dari suplier resmi, bukan subsidi. Bukti pembelian pun ada dan dapat diperiksa,” jelas Arif kepada wartawan.

Sementara itu, masyarakat Blora menilai perlu adanya kehati-hatian dalam penyebaran informasi di media. Salah satu penggiat media sosial, Gondo Sumarsono, menyampaikan keprihatinannya atas munculnya berita yang dinilai belum terverifikasi.

“Saya menyayangkan pemberitaan dari beberapa media yang informasinya belum akurat dan cenderung menimbulkan persepsi negatif,” ujarnya.

Ia berharap media dapat berperan objektif dalam memberitakan isu-isu publik, khususnya yang berkaitan dengan proyek pembangunan daerah. Menurutnya, pemberitaan yang tidak tepat dapat berdampak pada citra pelaksana proyek maupun kepercayaan masyarakat terhadap upaya pembangunan di Kabupaten Blora.

Baca Juga:  Apel Siaga Bencana Polres Boyolali, Kapolres Tekankan Polri Harus Cepat Dan Tepat Hadir Untuk Masyarakat

“Blora saat ini sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, untuk percepatan pembangunan infrastruktur. Pemberitaan yang tidak akurat justru bisa menghambat kepercayaan itu,” tambahnya.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur
Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto
Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH
Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran
Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus
Satgas Yonif 743/PSY Berikan Layanan Kesehatan Gratis Door To Door Di Kampung Talilime
Santunan Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Dhuafa Roudlotul Jannah Diselenggarakan Oleh Haji Nuur Hadi Di Sambibulu Taman Sidoarjo
Semarak Ramadhan, Mushola Yahya’ Arifin Pemalang Gelar Buka Puasa Bersama dan Tadarus Al-Qur’an
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:37 WIB

Penuh Makna, Warga Dronjong Gelar Sholat Idul Fitri dan Doa Bersama untuk Leluhur

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:38 WIB

Wamen PU Tinjau Posko Ngawi, Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Dan Antisipasi Banjir Di Ruas Solo–Mojokerto

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Setingan OTT di Mojokerto, Ahmad Wibisono SH Kecam Keras Oknum Advokat dan APH

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:40 WIB

Polres Jombang Seret Pemilik Sound Horeg Ke Meja Hijau Usai Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:27 WIB

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Berita Terbaru

Berita

Wartawan Ditangkap dalam OTT, Muncul Dugaan Rekayasa Kasus

Selasa, 17 Mar 2026 - 06:27 WIB