Eks Ajudan Presiden Jokowi Letjen Widi Prasetijono: Mutasi Sunyi,Pusaran Uang Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | JAKARTA,Jumat (26/12/2025) — Di negeri ini, senjata paling ampuh bukan peluru tapi mutasi. Saat hukum mulai mendekat, jabatan bergeser, sorotan dipadamkan. Dan satu nama kini berdiri di tengah pusaran itu: Letnan Jenderal TNI Widi Prasetijono, eks ajudan Presiden Joko Widodo.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merotasi 187 perwira tinggi. Tapi hanya sedikit yang diberi tanda khusus. Widi dipindah menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat jabatan nyaman, tanpa pasukan, tanpa kewenangan, tanpa panggung. Di TNI, ini bukan promosi. Ini penarikan halus dari garis depan.

Nama Widi mencuat dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang penjualan aset negara di Cilacap senilai Rp237 miliar. Di persidangan Tipikor Semarang, saksi menyebut adanya aliran dana belasan miliar rupiah yang dikaitkan dengan Widi saat masih menjabat Pangdam IV Diponegoro. Fakta itu bukan gosip tercatat dalam berkas hukum.

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sudah memanggil Widi sebagai saksi. Namun hingga kini, status hukumnya menggantung. Tidak naik, tidak turun. Sementara di internal militer, langkahnya sudah diatur: geser dulu, senyapkan dulu.

 

Team

Baca Juga:  Peta Politik Di DPR Sekarang : Fraksi Pendukung Pilkada Lewat DPRD Bakal Menang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Megaluh, Pelaku Pembunuhan Berhasil Diringkus
Milad ke-2 FERADI WPI Digelar di Semarang, Perkuat Komitmen Penegakan Hukum dan Pengembangan Anggota
KESATRIA JAWA BERSATU TERIMA HIBAH TANAH 9.000 METER DARI LETJEN TNI (PURN) JASWADI HS, SIAP JADI PERCONTOHAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL
Perhutani KPH Jombang Bersama Muspika,Tutup Wisata Grojokan Demi Keselamatan Pengunjung Di Nganjuk
Dwi Siswanto, Siswono, Yulianto Kiswocahyono, Noviyadi, Kamari, Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya, Melalui FERADI WPI
Sumpah Advokat 17 April 2026 Di Pengadilan Tinggi Surabaya, Diikuti 5 Peserta Dari FERADI WPI
Persiapan Sumpah Advokat FERADI WPI di Pengadilan Tinggi Surabaya
Milad ke-2 FERADI WPI Jadi Momentum Peneguhan Jati Diri dan Semangat Kebersamaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Megaluh, Pelaku Pembunuhan Berhasil Diringkus

Selasa, 21 April 2026 - 06:09 WIB

Milad ke-2 FERADI WPI Digelar di Semarang, Perkuat Komitmen Penegakan Hukum dan Pengembangan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 07:47 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU TERIMA HIBAH TANAH 9.000 METER DARI LETJEN TNI (PURN) JASWADI HS, SIAP JADI PERCONTOHAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Sabtu, 18 April 2026 - 04:59 WIB

Perhutani KPH Jombang Bersama Muspika,Tutup Wisata Grojokan Demi Keselamatan Pengunjung Di Nganjuk

Jumat, 17 April 2026 - 03:25 WIB

Dwi Siswanto, Siswono, Yulianto Kiswocahyono, Noviyadi, Kamari, Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya, Melalui FERADI WPI

Berita Terbaru