LBH Sapu Jagad Kecam Ketidakhadiran Polda DIY Dalam Sidang Praperadilan PN Sleman

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id |SLEMAN,Selasa (4/11/ 2025) —  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sapu Jagad menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait ketidakhadiran Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (4/11/2025). Sidang tersebut merupakan perkara antara RM Triyanto Prastowo sebagai pemohon melawan Polda DIY sebagai termohon.

Sidang yang dijadwalkan hari ini batal digelar karena pihak termohon, Polda DIY, tidak hadir. Ketidakhadiran tersebut disebutkan karena pihak kepolisian belum menerima surat perintah dari Kapolda untuk menghadiri sidang.

Menanggapi hal itu, LBH Sapu Jagad menilai sikap Polda DIY sebagai bentuk pengabaian terhadap prinsip keterbukaan dan akuntabilitas hukum, yang pada akhirnya memperlambat proses keadilan bagi rakyat pencari keadilan.

“Alasan belum mendapat surat perintah dari Kapolda menunjukkan adanya ketidaksiapan internal, bahkan bisa mengindikasikan adanya tekanan atau intervensi eksternal yang tidak sejalan dengan asas independensi penegakan hukum,” ujar Sugiyatnoko, Panglima Komando Nasional LBH Sapu Jagad, dalam keterangan resminya.

LBH Sapu Jagad jugamengungkap adanya dugaan kuat bahwa Polda DIY menunda kehadirannya karena menunggu petunjuk dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, sehingga menimbulkan persepsi publik bahwa proses hukum ini sarat intervensi kekuasaan.

Lebih lanjut, LBH Sapu Jagad menilai perkara yang menimpa RM Triyanto Prastowo merupakan bentuk kriminalisasi terhadap pejuang hukum dan hak-hak rakyat atas tanah turun-temurun, yang selama ini konsisten memperjuangkan keadilan sosial di wilayah Yogyakarta.

“Hukum harus berdiri di atas semua kepentingan, tidak boleh tunduk pada kekuasaan, status sosial, atau simbol adat apa pun yang bertentangan dengan prinsip NKRI dan konstitusi UUD 1945,” tegas Sugiyatnoko.

Dalam pernyataannya, LBH Sapu Jagad menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Pengadilan Negeri Sleman diminta tetap melanjutkan pemeriksaan praperadilan secara terbuka dan independen meski tanpa kehadiran termohon;

Baca Juga:  APRESIASI MENDALAM: Yahman Efendi Kagumi Advokat Donny Andretti Sebagai “Guru Besar”!

2. Kapolri diminta melakukan evaluasi terhadap sikap Polda DIY yang dinilai tidak profesional dan berpotensi menimbulkan persepsi adanya intervensi kekuasaan;

3. Presiden RI dan Komisi III DPR RI diharapkan turut memantau proses hukum agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang maupun kriminalisasi terhadap aktivis rakyat.

LBH Sapu Jagad menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan supremasi hukum dan keadilan bagi rakyat, tanpa tunduk pada tekanan kekuasaan mana pun.

“Ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi ujian bagi tegaknya keadilan dan kedaulatan hukum di bumi Indonesia,” tutup Sugiyatnoko.(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KETUM FERADI WPI Marah, Waketumnya Uun / Fam Fuk Tjhong Diduga Dianiaya / Dikroyok, Waketum Revan Ditunjuk Bentuk Tim Hukum Kawal Kasus Ini
Gabungan Wartawan Indonesia Desak Pengusutan Tuntas, Dugaan Oknum Polisi Akan Dilaporkan ke Propam Polda Jawa Timur
Eko Affandy SE SH (Firma Hukum Subur Jaya–FERADI WPI) Dampingi Pemeriksaan Saksi di SatResKrim Poltestabes Semarang
FERADI TAX CONSULTANT Perkumpulan Forum Era Adil Tax Consultant Resmi Berbadan Hukum Kemenkumham RI
Hercules Resmi Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Ajak Buruh Bersinergi Kawal Pemerintahan Prabowo
HUTAN JATI GUNDUL, PUBLIK PERTANYAKAN PENGAWASAN PERHUTANI
Polsek Jogoroto Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
DPC PJS Jombang Perkuat Soliditas Pers Lewat Silaturahmi Bersama Organisasi Wartawan Se-Jombang
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:34 WIB

KETUM FERADI WPI Marah, Waketumnya Uun / Fam Fuk Tjhong Diduga Dianiaya / Dikroyok, Waketum Revan Ditunjuk Bentuk Tim Hukum Kawal Kasus Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:52 WIB

Gabungan Wartawan Indonesia Desak Pengusutan Tuntas, Dugaan Oknum Polisi Akan Dilaporkan ke Propam Polda Jawa Timur

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:06 WIB

Eko Affandy SE SH (Firma Hukum Subur Jaya–FERADI WPI) Dampingi Pemeriksaan Saksi di SatResKrim Poltestabes Semarang

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:49 WIB

FERADI TAX CONSULTANT Perkumpulan Forum Era Adil Tax Consultant Resmi Berbadan Hukum Kemenkumham RI

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:12 WIB

HUTAN JATI GUNDUL, PUBLIK PERTANYAKAN PENGAWASAN PERHUTANI

Berita Terbaru