Menteri PANRB Tinjau Layanan Satres PPA–PPO Polrestabes Semarang: Dorong Penguatan Pelayanan Publik Yang Humanis Dan Inklusif

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id |Semarang, 29 Oktober 2025 —Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini melakukan kunjungan kerja ke Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA–PPO) Polrestabes Semarang, Rabu (29/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan publik yang responsif terhadap isu kekerasan perempuan dan anak, sekaligus memastikan kualitas pelayanan yang berkeadilan dan inklusif.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Rini berdialog langsung dengan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahduddi dan Direktur Tindak Pidana PPA–PPO terkait penerapan sistem pelayanan terpadu bagi korban kekerasan. Ia mengapresiasi langkah Polrestabes Semarang yang telah melakukan digitalisasi sistem pelaporan dan pendampingan korban, sehingga proses penanganan menjadi lebih transparan, cepat, dan akuntabel.

“Saya melihat layanan di sini sudah sangat baik dan inklusif. Saya meninjau sampai ke lantai atas, bagaimana korban khususnya perempuan dan anak mendapatkan pelayanan yang nyaman dan berkeadilan. Terima kasih kepada Kapolrestabes Semarang atas komitmennya,” ujar Menteri Rini dalam sesi doorstop usai peninjauan.

Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa pembentukan Direktorat Reserse PPA–PPO di 11 Polda dan Satres PPA–PPO di 22 Polres merupakan langkah peningkatan kelembagaan dari unit-unit yang selama ini menangani kekerasan terhadap anak, perempuan, serta kelompok rentan. “Ini bukan sekadar membentuk organisasi, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang berempati, berkeadilan, dan nyaman. Kita ingin membangun sistem yang terintegrasi antara kepolisian, pemda, dan lembaga pendamping agar masyarakat tidak bingung harus melapor ke mana,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Semarang menjelaskan bahwa Gedung Unit PPA Polrestabes Semarang dibangun pada tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp3,3 miliar. Sejak 2022, unit tersebut telah menangani 209 kasus dengan tingkat penyelesaian mencapai 80 persen. Capaian ini menjadi bukti komitmen jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga:  BUS ROMBONGAN ZIARAH TERPEROSOK DI TANJAKAN DESA PLUKARAN GEMBONG, TAK ADA KORBAN JIWA

Menteri PANRB juga mendorong agar Satres PPA–PPO di seluruh Indonesia memperkuat kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah, lembaga perlindungan anak, dan organisasi masyarakat. “Kita berharap ke depan, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Menteri Rini didampingi Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Nanik Purwati; Plt. Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah Cahyono Tri Birowo; Staf Khusus Bidang Meritokrasi Tasdik Kinanto; serta Staf Khusus Bidang Politik Pemerintahan dan Isu Keamanan Nasional Donny Adityawarman.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik di bidang perlindungan perempuan dan anak sebagai wujud nyata reformasi birokrasi yang berorientasi pada empati dan keadilan sosial.

 

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kabupaten Madiun Pantau Seluruh SPPG Terkait Dugaan Pencemaran Limbah
Forum Evaluasi Dan Site Visit Media Jombang 2025, Berlangsung Akrap Dan Interaktif
Nasib Naas Karyawan Tewas Kesetrum Saat Kerja Diduga Sengaja Ditutupi Oleh Pihak Pabrik Plastik Di Jombang
Gladi Bersih Charity & Christmas Celebration Bersama FERADI WPI
PLT Bupati Ponorogo Lisdyarita Maraknya Aktivitas Tambang Ilegal Ribuan Warga Terancam Bagi Telaga Ngebel Dan Stabilitas Ekologis
Sumpah Advokat GRATIS, Levina Etana Wijaya, S.H. Melalui FERADI WPI Di Pengadilan Tinggi Surabaya,& Bonus TOGA Advokat GRATIS
Dugaan Permainan Rekrutmen Tenaga Puskesmas Di Ponorogo Kualitas Merosot
KI AGENG JURU MERTANI SOSOK NEGARAWAN YANG BISA MENAHAN EMOSI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:28 WIB

DLH Kabupaten Madiun Pantau Seluruh SPPG Terkait Dugaan Pencemaran Limbah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:25 WIB

Forum Evaluasi Dan Site Visit Media Jombang 2025, Berlangsung Akrap Dan Interaktif

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:19 WIB

Nasib Naas Karyawan Tewas Kesetrum Saat Kerja Diduga Sengaja Ditutupi Oleh Pihak Pabrik Plastik Di Jombang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:46 WIB

Gladi Bersih Charity & Christmas Celebration Bersama FERADI WPI

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:45 WIB

Sumpah Advokat GRATIS, Levina Etana Wijaya, S.H. Melalui FERADI WPI Di Pengadilan Tinggi Surabaya,& Bonus TOGA Advokat GRATIS

Berita Terbaru