Proyek APBD Senilai Milyaran Rupiah Melalui Dinas Perkim Jombang Menuai Isu Miring Dari Warga Setempat

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Busepantura.id | Jombang, Selasa 28 Oktober 2025 – Sebuah pekerjaan kontruksi bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Jombang senilai Rp. 1.679.394.000 (satu milyar enam ratus tujuh puluh sembilan juta tiga ratus sembilan puluh empat ribu rupiah) untuk pembangunan rehap saluran drainase dan trotoar di Jl. KH. Abdurrahman Wahid sebelah utara mulai menuai banyak cerita miring dari masyarakat Jombang yang menganggap proyek tersebut telah dimonopoli oleh beberapa orang saja, terutama dalam pengawasan pekerja kasar dan keamanan dilapangan yang hanya dikuasai segelintir oknum yang diduga adalah pelaku premanisme, Selasa (28/10/2025).

Kesenjangan kesempatan kerja masyarakat yang tidak memiliki koneksi atau akses ke lingkaran kekuasaan sering kali merasa frustrasi karena peluang kerja hanya didominasi oleh orang-orang “dalam” yang memiliki kedekatan dengan pejabat terkait.

Kurangnya transparansi proses perekrutan pegawai, penunjukan kontraktor, atau pembagian proyek yang tidak transparan membuat masyarakat curiga dan mempertanyakan keadilan dalam sistem yang ada.

“iya mas, makanya kita kurang begitu peduli dengan pembangunan yang ada didesa, kecamatan, atau bahkan wilayah kabupaten kita sendiri. Karena yang menguasai lapangan ya itu-itu aja, malah kita yang asli pribumi disini tidak dapat kesempatan untuk ikut bekerja selama proyek berjalan, Saya harap ada perubahan lah mas. Mereka kalo mengaku preman kita juga bias jadi preman demi sesuap nasi,” ujar warga candi yang enggan disebutkan namanya.

Bagaikan dimonopoli, karena pemain proyek APBD di Kabupaten Jombang hanya itu-itu saja. Lantas apakah tidak lebih banyak kesempatan untuk bermain nakal ataupun korupsi anggaran pemerintah yang notabennya adalah keringat rakyat.(ag/kv)

Baca Juga:  GOTONG ROYONG MARINIR TNI AL DAN MASYARAKAT, PRAJURIT YONMARHANLAN I PERCEPAT PEMULIHAN PASCA BANJIR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK
KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI
Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Personel Polsek Jombang Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Plosogeneng
Pimpinan Umum Media CyberTNI.id Ahmad Wibisono, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyerangan Kehormatan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Melihat Suami Dihajar & Dibawa Paksa, istri Fam Fuk Tjhong/UUN Berlinang Air Mata, Trauma Berat, Kini Suara Ketukan Pintu Jadi Teror  Istri Uun Alami Trauma Berat dan Minta Perlindungan LPSK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:28 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU DPD JAWA TENGAH GANDENG CYBERTNI.ID, SALURKAN SEMBAKO DALAM PROGRAM JUMAT BERKAH DI MOJOSONGO BOYOLALI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Polres Jombang Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemahaman AI kepada Siswa SMK Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:49 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:06 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru