Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel, Polres Jepara Gelar Apel Bersama Pergelaran Sarana Dan Prasarana Penanggulangan Bencana

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buserpantura.id | Jepara, Rabu 29 Oktober 2025 – Polres Jepara | Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa peralihan musim, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar apel bersama pergelaran sarana dan prasarana penanggulangan bencana di halaman Mapolres setempat, pada Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso dengan dihadiri unsur Forkopimda Jepara, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dishub, Damkar, PLN, Telkom, PMI dan instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Jepara mengatakan, bahwa apel kesiapsiagaan bencana ini adalah langkah nyata untuk kewaspadaan menghadapi potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi di musim hujan.

Berdasarkan informasi dari BMKG Jawa Tengah, prakiraan musim hujan tahun ini lebih basah dan intensif dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, kesiapsiagaan bencana perlu ditingkatkan.

“Awal musim hujan diperkirakan pada Oktober hingga November 2025, dan puncaknya Januari sampai Februari 2026. Pun, hujan ekstrem dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung,” jelasnya.

Untuk penanganan bencana bukan hanya dilakukan saat dan setelah kejadian, tetapi juga harus dimulai dari tahap prabencana melalui pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan secara sinergis dan terorganisir.

AKBP Erick mengingatkan, bahwa jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, SAR, Relawan dan instansi terkait memiliki tanggung jawab moral untuk hadir, baik sebagai pelindung maupun penolong masyarakat saat terjadi bencana.

“Tugas kita bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi juga menjadi pelindung, penolong, dan penenang masyarakat di saat dilanda ketakutan akibat bencana. Jadi, hal itu yang harus kita lakukan,” imbuhnya.

Usai apel, dilakukan pengecekan oleh Kapolres Jepara perlengkapan pendukungnya penanggulangan bencana alam. Pengecekan mulai dari kendaraan operasional dan peralatan yang akan digunakan dalam penanggulangan bencana.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Saksikan Langsung Tumpukan Uang Rp13 Triliun Hasil Kasus Korupsi CPO

 

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buserpantura.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Megaluh, Pelaku Pembunuhan Berhasil Diringkus
Milad ke-2 FERADI WPI Digelar di Semarang, Perkuat Komitmen Penegakan Hukum dan Pengembangan Anggota
KESATRIA JAWA BERSATU TERIMA HIBAH TANAH 9.000 METER DARI LETJEN TNI (PURN) JASWADI HS, SIAP JADI PERCONTOHAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL
Perhutani KPH Jombang Bersama Muspika,Tutup Wisata Grojokan Demi Keselamatan Pengunjung Di Nganjuk
Dwi Siswanto, Siswono, Yulianto Kiswocahyono, Noviyadi, Kamari, Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya, Melalui FERADI WPI
Sumpah Advokat 17 April 2026 Di Pengadilan Tinggi Surabaya, Diikuti 5 Peserta Dari FERADI WPI
Persiapan Sumpah Advokat FERADI WPI di Pengadilan Tinggi Surabaya
Milad ke-2 FERADI WPI Jadi Momentum Peneguhan Jati Diri dan Semangat Kebersamaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Megaluh, Pelaku Pembunuhan Berhasil Diringkus

Selasa, 21 April 2026 - 06:09 WIB

Milad ke-2 FERADI WPI Digelar di Semarang, Perkuat Komitmen Penegakan Hukum dan Pengembangan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 07:47 WIB

KESATRIA JAWA BERSATU TERIMA HIBAH TANAH 9.000 METER DARI LETJEN TNI (PURN) JASWADI HS, SIAP JADI PERCONTOHAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Sabtu, 18 April 2026 - 04:59 WIB

Perhutani KPH Jombang Bersama Muspika,Tutup Wisata Grojokan Demi Keselamatan Pengunjung Di Nganjuk

Jumat, 17 April 2026 - 03:25 WIB

Dwi Siswanto, Siswono, Yulianto Kiswocahyono, Noviyadi, Kamari, Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya, Melalui FERADI WPI

Berita Terbaru